Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mendapat sorotan.
Kali ini beredar informasi menyebutkan TNI menantang Israel untuk perang besar.
Kabar itu beredar dalam bentuk video di media sosial (Medsos) Facebook.
Akun Facebook dengan nama "Umbu EL Bara" memposting video tersebut pada Sabtu, 5 Juli 2025.
Terdapat keterangan disertai dalam unggahan video, berikut narasinya:
“Indonesia harga mati
TAK TERIMA DISURATI UNTUK TINGGALKAN GAZA TNI PERDAMAIAN TANTANG ISRAEL PERANG BESAR-BESARAN
DUNIA KEMBALI DIGUNCANG OLEH KETEGANGAN BARU DI TIMUR TENGAH SETELAH BEBERAPA PEKAN TERAKHIR SITUASI DI JALUR GAZA TERUS MEMBURUK. SEBUAH SURAT RESMI YANG DIKIRIMKAN OLEH PEMERINTAH ISRAEL KEPADA KOMANDO PASUKAN PERDAMAIAN INDONESIA, TNI PERDAMAIAN, MENUAI REAKSI KERAS. ALIH-ALIH MUNDUR TNI JUSTRU MENYATAKAN PERANG BESAR KEPADA ISRAEL.”
Per Selasa, 29 Juli 2025, konten tersebut telah mendapat lebih dari 2.200-an tanda suka dan 136 komentar.
Baca Juga: Cek Fakta: Anies Baswedan Diminta Tidak Terjun ke Dunia Politik Lagi, Benarkah?
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta sebelumnya sudah mengupas klaim mengenai TNI di Gaza lewat artikel “[SALAH] TNI Eksekusi Tentara Israel-AS di Gaza Selatan” yang tayang Selasa, 22 Juli 2025.
Faktanya, TNI tidak pernah mengirimkan pasukan ke Gaza, kendati pemerintah Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan hal itu.
Tim pemeriksa fakta lalu memasukkan kata kunci “TNI tantang Israel berperang” ke mesin pencarian Google.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai klaim TNI yang menantang pasukan Israel untuk perang besar-besaran.
Berdasarkan penelusuran tangkapan layar video menggunakan Google Lens, diketahui kalau unggahan akun Facebook “Umbu EL Bara” merupakan kumpulan dari beberapa momen yang tidak saling berkaitan, antara lain:
- cbsnews.com: Berita yang tayang Selasa, 6 Juli 2025 ini menjelaskan mengenai rencana Israel untuk menguasai seluruh Gaza dan akan memaksa warga Palestina pindah ke Gaza Selatan.
- themalteseherald.com: Berita yang tayang Sabtu, 10 Juli 2025 ini menjelaskan mengenai Israel yang merebut kota Majdoulia di selatan Suriah setelah sebelumnya merebut kota Jamla.
- YouTube UNIFIL 23P dan YouTube Agus Merdeka Putra: Momen kontingen Indonesia yang menjuarai Small Arms Shooting Competition (SASCO) yang diselenggarakan oleh UNIFIL di Lebanon, Jumat, 4 Maret 2025.
Bisa disimpulkan, unggahan video berisi klaim “TNI perdamaian tantang Israel untuk perang besar” adalah konten palsu (fabricated content).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri