Selama bekerja di KBRI Yangon, Arya Daru mengatakan banyak suka dukanya. Menurut dia, walaupun lulusan S1 perguruan tinggi ternama, sebagai LS dirinya harus menurunkan ekspektasi.
"Pekerjaan sebagai LS tidaklah glamor, kita harus ikhlas jika seringkali diminta melakukan pekerjaan yang menurut kita "ecek-ecek" seperti sekedar fotokopi, mengantarkan dokumen, dan kliping koran," tuturnya.
Selama dua setengah tahun hidup sebagai LS di Myanmar, Arya Daru merasa cukup makmur dari segi finansial. Dia mengaku sangat beruntung dibandingkan LS yang bekerja di Perwakilan RI di negara lain.
Di Myanmar, Arya Daru tidak harus membayar untuk tempat tinggal karena statusnya milik KBRI. Dirinya hanya diminta membayar listrik saja sehingga bisa dibilang gajinya cukup utuh.
"Saya bisa hidup setiap bulan mengandalkan uang lembur. Ya kita ada jatah lemburnya. Di Myanmar saya bisa punya mobil, home theater di kamar, HP yang cukup high-end pada masanya, dan hal-hal lain yang menurut saya cukup istimewa," paparnya.
Dia juga memberikan saran kepada anak-anak muda agar jangan keenakan jadi LS karena tidak ada karirnya.
"Saya gunakan masa-masa sebagai LS di Fungsi Politik untuk belajar sehingga saya mampu mewujudkan cita-cita saya sebagai seorang diplomat," ujar Arya Daru.
NB: Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Jika Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567.
Baca Juga: Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci
Berita Terkait
-
Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci
-
Polisi Beber Bukti, Kenapa Netizen Masih Tak Percaya Arya Daru Bunuh Diri?
-
Kasus Ditutup tapi Ponsel Arya Daru Masih Hilang: Inikah 'Kotak Hitam' Sebenarnya?
-
Ikut Diperiksa Polisi, Siapa Vara? Wanita yang Temani Arya Daru Belanja di GI Sebelum Tewas
-
Jejak Digital Ungkap Arya Daru Ingin Bunuh Diri saat Lihat Gedung Tinggi dan Pantai
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian
-
Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini