Di sinilah, polisi menyebutkan babak akhir dari tragedi ini dieksekusi.
Setelah gagal di kantor, ADP melanjutkan rencananya dengan metode yang berbeda di lokasi yang lebih privat.
Waktu: Rentang waktu antara Senin malam setelah ia tiba di kos hingga Selasa dini hari.
Lokasi: Kamar kos 105, Guesthouse Gondangdia, Jl. Gondangdia Kecil No. 22, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.
Kejadian: Di dalam kamarnya, seorang diri, ADP melakukan tindakan yang menyebabkan kematiannya karena asfiksia (kekurangan oksigen).
Semua bukti fisik yang ditemukan—seperti lakban—dipastikan digunakan oleh dirinya sendiri, seperti yang dikonfirmasi oleh temuan sidik jari tunggal miliknya.
Selasa, 8 Juli 2025, Pukul 08:10 WIB: Penemuan yang Mengguncang
Keesokan paginya, misteri ini mulai terungkap ke publik.
Waktu: Sekitar pukul 08:10 WIB.
Lokasi: Kamar kos 105, Guesthouse Gondangdia.
Baca Juga: Di Balik Kesimpulan Polisi: Keluarga Diplomat Tolak Mentah-Mentah Arya Daru Bunuh Diri
Kejadian: Polsek Menteng menerima laporan adanya penemuan sesosok jenazah. Jenazah tersebut adalah Arya Daru Pangayunan, ditemukan dalam kondisi wajah tertutup lakban.
Penemuan inilah yang memicu penyelidikan besar-besaran yang akhirnya mengungkap seluruh kronologi tragis ini.
Linimasa ini menunjukkan sebuah gambaran yang jauh lebih kompleks: sebuah perjuangan panjang melawan dorongan dari dalam diri, yang sayangnya berakhir dengan kemenangan maut.
Pihak polisi kemudian memastikan jika tidak ada upaya kejahatam atas kematian Arya Daru.
"Dari hasil serangkaian penyelidikan saksi-saksi, barang bukti, serta didukung investigasi ilmiah, keterangan para ahli, kami menyimpulan Arya Daru Pangayunan meninggal tanpa ada keterlibatan pihak lain," kata Kombes Wira Satya Triputra, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).
CATATAN REDAKSI:
Berita Terkait
-
Di Balik Kesimpulan Polisi: Keluarga Diplomat Tolak Mentah-Mentah Arya Daru Bunuh Diri
-
Menengok Kehidupan Arya Daru di 2013, Makmur Secara Finansial Tapi Mengapa Ingin Bunuh Diri?
-
Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci
-
Polisi Beber Bukti, Kenapa Netizen Masih Tak Percaya Arya Daru Bunuh Diri?
-
Kasus Ditutup tapi Ponsel Arya Daru Masih Hilang: Inikah 'Kotak Hitam' Sebenarnya?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026