Dia begitu percaya diri menyematkan pin One Piece di kemeja biru yang sama dengan Prabowo Subianto.
Sebuah akun TikTok Fakta Kehidupan62 mengkritik langsung apa yang pernah dilakukan Gibran ini.
"Menurut MPR maupun DPR, siapapun yang mengibarkan bendera One Piece adalah makar, ingin memecah belah, terus kalau yang ini apa namanya? Wakil presiden kita memakai logo One Piece bukan garuda apakah itu juga dikatakan makar atau gimana?" ucap pria dalam video yang diunggah akun tersebut dilansir pada Senin, 4 Agustus 2025.
Pria itu pun meminta pemerintah jangan sedikit-sedikit menyalahkan rakyat.
Dia bahkan menyebut jika Wapres Gibran yang memulainya dan diikuti oleh rakyat Indonesia.
"Jangan salahkan rakyat. Ini pemulanya, ini yang terlebih dahulu memakai logo One Piece sehingga masyarakat akan mengikuti memakai logo One Piece, paham?" tambahnya.
Di caption postingannya, akun itu kembali seolah menuduhkan jika Wapres Gibran yang sudah menginspirasi rakyat Indonesia soal One Piece ini.
"Siapa yang duluan menggunakan logo One piece?" komentar netizen.
Komentar netizen juga jadi banyak yang menuding hal serupa dengan narasi akun itu.
Baca Juga: Bak Gayung Bersambut, Felix Siauw 'Berlayar' dengan One Piece di Tengah Polemik Bendera Jolly Roger
"Jangan-jangan dalang di balik ini adalah gibran?" komentar netizen.
"Gibran sudah kasih contoh dari awal, kenapa tidak ditindak. Masa cuma rakyat yang dilarang sementara ada pejabat negara sudah jelas-jelas menggunakan logo one piece," komentar netizen lain.
"Rakyat legowo tapi tangkap dulu Wapres Gibran yang telah memberi contoh, kalau wapres gak ditangkap jangan salahkan Rakyat itu baru namanya Adil," komentar netizen lainnya.
Sementara itu, Gibran belum terlihat menanggapi tudingan-tudingan miring dari netizen tentang logo One Piece ini.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
-
Usai One Piece, Netflix Dilaporkan akan Garap Film Live Action Gundam
-
Saat Materi Pandji Pragiwaksono Jadi Urusan Polisi, Para 'Korban' Roasting Malah Santai Banget
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
PPATK Kebanjiran Laporan: Ada 21 Ribu Transaksi Keuangan Per Jam Selama Hari Kerja
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak