Suara.com - Di balik tenangnya permukaan air bendungan di desa Malasapadar, Odisha, India, sebuah rahasia kelam dan mengerikan akhirnya terungkap.
Warga setempat digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi yang mengenaskan.
Seperti diberitakan mstar.com, jasad itu, yang kemudian diidentifikasi sebagai Gopal lelaki berusia 35 tahun, menjadi bukti bisu dari sebuah amuk massa yang brutal.
Sebuah eksekusi keji yang didasari oleh tuduhan ilmu hitam dan dendam kesumat.
Semua bermula sekitar dua minggu sebelumnya, ketika seorang wanita berusia 50-an di desa itu meninggal dunia.
Di tengah kabut duka, desas-desus mulai merayap dari mulut ke mulut, menyebarkan racun kecurigaan. Entah bagaimana, nama Gopal terseret sebagai biang keladi.
Ia dituding telah menggunakan ilmu sihir atau santet untuk merenggut nyawa wanita tersebut. Tuduhan itu menyebar secepat api, membakar nalar dan menyulut amarah warga.
Merasa nyawanya terancam oleh tatapan penuh kebencian dan bisikan-bisikan maut, Gopal yang ketakutan memutuskan untuk melarikan diri.
Ia mencari perlindungan di rumah ayah mertuanya di Ganjam, berharap badai amarah di desanya akan mereda seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Tak Sanggup Bayar Uang Kuliah Anak, Ayah Nekat Akhiri Hidup di Hutan Secara Tragis
Namun, kerinduan akan rumah atau mungkin keyakinan naif bahwa semuanya telah kembali normal, membuatnya mengambil keputusan yang fatal.
Pada Sabtu malam yang kelam, Gopal kembali ke Malasapadar. Kepulangannya ternyata sudah dinanti. Bukan oleh sambutan hangat, melainkan oleh segerombolan massa yang matanya telah gelap oleh dendam.
Malam itu juga, ia diculik dari kediamannya. Teriakan minta tolongnya lenyap ditelan pekatnya malam dan riuh suara massa yang beringas.
Gopal diseret ke sebuah tempat tersembunyi, di mana pengadilan jalanan yang paling biadab telah menantinya. Di sana, ia menjadi bulan-bulanan amuk.
Tubuhnya dijerat, dipukuli tanpa ampun. Sebagai puncak dari kebencian dan keyakinan buta mereka, para pelaku melakukan tindakan paling keji memotong alat kelaminnya, seolah ingin melenyapkan sumber kekuatan hitam yang mereka tuduhkan.
Setelah disiksa hingga tak bernyawa, jasadnya yang tak berdaya diangkut dan dengan dingin dilemparkan ke dalam bendungan, berharap air akan menelan kejahatan mereka selamanya.
Berita Terkait
-
Tak Sanggup Bayar Uang Kuliah Anak, Ayah Nekat Akhiri Hidup di Hutan Secara Tragis
-
Sinopsis Film Son Of Sardaar 2, Dibintangi Ajay Devgan dan Mrunal Thakur
-
Siswi Paskibra Tewas Dibunuh: Kronologi Hilang, Identitas Pelaku, hingga Motif
-
Siswi Paskibra Dibunuh di Madina, Mayatnya Ditemukan Terkubur di Kebun Sawit Tanpa Busana
-
Sinopsis Dhadak 2, Film Romantis Siddhant Chaturvedi dan Triptii Dimri
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris