Suara.com - Cemburu buta berujung maut di Manado. Seorang pemuda, Joel Tanos (18), tewas secara tragis setelah menerima lima tikaman brutal yang bersarang dari dada hingga lehernya di sebuah rumah di Jalan Sion, Kelurahan Karombasan, pada Senin (4/8/2025) pagi.
Peristiwa nahas ini dipicu amarah sesaat setelah korban mendapati kekasihnya sedang berpesta minuman keras (miras) bersama sejumlah pria.
Menurut laporan yang diterima dari Subdit III Jatanras Polda Sulut, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WITA. Korban, Joel, mencari kekasihnya yang tidak berada di rumah. Ia kemudian mendapat informasi dari seorang saksi bahwa sang kekasih sedang berada di lokasi kejadian (TKP).
Bersama tiga orang saksi, korban langsung mendatangi rumah di Jalan Sion tersebut. Di sana, ia mendapati kekasihnya memang sedang minum miras bersama para tersangka dan teman-teman mereka.
Terbakar api cemburu dan emosi, korban langsung mendobrak pintu rumah dengan keras dan mengenai para tersangka yang kebetulan saat itu duduk di belakang pintu.
Tindakan korban memicu reaksi keras dari tersangka pertama, AMR alias Abdul (29), yang langsung menegur korban. Adu mulut tak terhindarkan dan dengan cepat berubah menjadi perkelahian sengit.
Di tengah perkelahian, brutalitas memuncak. Tersangka kedua, ES alias Ervan (27), turut memukul dan secara membabi buta menikam korban. Tusukan fatal mendarat di beberapa bagian tubuh, termasuk dada kiri, pinggul kiri, dan leher bagian depan.
Melihat korban bersimbah darah, para saksi berusaha melerai dan mencoba membawanya ke rumah sakit. Namun, amarah tersangka AMR belum padam. Ia terus mengejar dan memukuli korban dengan tangan kosong saat korban hendak dilarikan.
Nyawa Joel tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh pihak dokter Rumah Sakit Bhayangkara Manado pada saat tiba sekitar pukul 08.05 WITA, akibat lima luka tikaman yang bersarang di tubuhnya.
Baca Juga: Pembunuh Cucu 9 Naga Sulut Diampuni, Janji Oma Joel Tanos ke Tersangka: Kami Tak akan Menuntut
Kurang dari 24 jam, tim gabungan Polsek Sario, Tim Resmob Polresta Manado, dan Tim Resmob Polda Sulut berhasil meringkus kedua pelaku, AMR dan ES, di salah satu rumah pelaku di Kelurahan Sario Kota Baru. Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga bilah pisau, termasuk satu pisau yang diduga kuat digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
Saat ini, kedua tersangka beserta para saksi telah diamankan dan diserahkan ke Polda Sulut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Keluarga korban juga telah diarahkan untuk membuat laporan resmi. Akibat perbuatan mereka, kedua pelaku terancam dijerat pasal penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
Berita Terkait
-
Pembunuh Cucu 9 Naga Sulut Diampuni, Janji Oma Joel Tanos ke Tersangka: Kami Tak akan Menuntut
-
Kenapa Disebut 9 Naga? Tragedi Tewasnya Joel Tanos Cucu '9 Naga Sulut' Jadi Sorotan
-
Cinta Segitiga Maut 'Sultan' Manado: Cucu 9 Naga Tewas Usai Grebek Pacar Pesta Miras
-
Darah Dibalas Darah! Keluarga Korban Murka, Pembunuh Sadis di Serang Cuma Dituntut 10 Tahun
-
Profil Joel Alberto Tanos, Cucu 9 Naga Sulut Tewas Ditikam usai Pergoki Pacar Pesta Miras
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan