Sementara itu soal boleh dan tidaknya memasang bendera One Piece ini, menurut Hendri selama tidak melanggar aturan yang berlaku tentu tidak masalah. Seperti halnya posisi Bendera One Piece tetap berada di bawah bendera Merah Putih.
“Boleh nggak pasang bendera Jolly Roger? Boleh aja, selama itu dibawah bendera Merah Putih enggak papa,” terangnya.
Hendri mengaku aneh dengan respons para pejabat soal fenomena pengibaran Bendera One Piece tersebut. Pasalnya respon yang muncul justru respon negatif.
“Tapi aneh ya, responnya para pejabat itu kok langsung negatif gitu semua,” ucapnya.
Padahal, menurut Hendri jika dilihat secara sederhana, bisa saja para pemasang bendera One Piece ini suka dengan desain benderanya dan bukan karena perjuangan di balik Jolly Rogernya.
“Mungkin ni ya, saudara – saudara kita yang ada di truk itu masang bendera Jolly Roger mungkin bukan karena perjuangannya, tapi karena keren desainnya,” terangnya.
Bahkan, Hendri terpancing emosinya ketika ada yang menanggapi bahwa pemasangan bendera One Piece ini sudah salah kaprah.
Menurut Hendri, pemerintah jangan terlalu mudah menyalahkan masyarakat yang notabennya tidak semua paham hukum secara detil
Justru seharusnya masyarakat diberi pengertian dan bukan hanya menyalahkan hingga mudah mempidanakan.
Baca Juga: Mural One Piece Dilarang, Pemuda Karanganyar Balas Menohok dengan Gambar Tikus Berdasi
“Ada yang bilang salah kaprah, salah kaprah ndasmu kalau kata Pak Prabowo. Mungkin rakyatnya enggak ngerti. Rakyat itu jangan disalahin begini – begini, dikasih pengertian. Lah lu juga bikin kebijakan aneh – aneh, segala rekeningnya diblokir, apalah ini diambil,” urainya.
“Daripada ngambilin duit rakyat kecil – kecil gitu, udah kasih amnesti semua koruptor, amnesti umum, abolisi umum semua koruptor. Tapi duitnya balikin, mau yang kecil yang besar balikin, jadi negara kita punya uang,” tambahnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri