Suara.com - Menteri UMKM, sekaligus politisi Partai Golkar, Maman Abdurahman menegaskan 'bandul' politik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus berada di Istana Negara, Jakarta.
Hal itu ditegaskannya saat hadir menjadi bintang tamu dalam podcast Akbar Faisal Uncensored. Pada kesempatan itu, Akbar yang memandu diskusi bertanya kepada Maman sebagai bagian dari pemerintahan Prabowo.
"Makanya saya tanya pada bagian ini, menurut Anda itu, bandul itu sudah di istana enggak sih?," tanya Akbar sebagaimana dikutip Suara.com, Jumat (8/8/2025).
Pertanyaan itu diajukan Akbar merujuk sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju yang bersilaturahmi ke rumah kediaman mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada momen lebaran lalu.
Dia menyebut dengan kedatangan para menteri ke rumah Jokowi memunculkan adanya anggapan masih berlakunya pengaruh 'Solo' di pemerintahan Prabowo, khususnya di beberapa menteri.
"Kalau Abang tanya ke saya, pertanyaannya bukan sudah atau tidak sudah, tapi harus. (Harus ya?) Harus. Ya enggak bisa. Karena memang yang namanya proses menjalankan pemerintah harus di istana," tegas Maman menjawab.
Maman menyebut bahwa kedatangan beberapa menteri ke rumah Jokowi merupakan silaturahmi biasa pada momen lebaran.
"Namanya dalam silaturahmi politik menjelang momen lebaran, mau gimana kita coba? Nanti kita enggak silaturahmi, dibilang kita enggak Indonesia, kan begitu. Tapi bagi saya sih, itu proses silaturahmi," kata Maman.
Baca Juga: Rismon Bongkar Pengakuan di Balik Layar Eks Rektor UGM: Cabut Ucapan karena Diteror Relawan Jokowi?
Berita Terkait
-
Rismon Bongkar Pengakuan di Balik Layar Eks Rektor UGM: Cabut Ucapan karena Diteror Relawan Jokowi?
-
DPR Desak Usut Tuntas, Kasus Tewasnya Prada Lucky Diduga Disiksa Senior jadi Tamparan buat TNI
-
Murka Difitnah Jokowi, Rismon Sianipar Tantang Kapolri: Tangkap Saya jika Terbukti Ada Bohir!
-
Paru-paru Bocor dan Ginjal Pecah, Ayah Prada Lucky Murka ke Senior Terduga Penganiaya: Hukum Mati!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas