Suara.com - Video viral seorang pria todong pistol di Tangsel menghebohkan publik usai tersebar di media sosial. Pelaku dalam peristiwa yang terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Kamis (31/7/2025) itu ternyata seorang jaksa Kejaksaan Agung (Kejagung).
Pria tersebut sempat cekcok adu mulut dengan pengendara lain hingga akhirnya menodongkan senjata api (senpi). Masalah itu dipicu karena pelaku tidak senang diklakson oleh pengendara lain yang ada di belakangnya.
Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung buka suara dan memberikan klarifikasi. Mereka membenarkan bahwa pria dalam video adalah jaksa yang bertugas di bidang Pidana Umum (Pidum) Kejagung.
Namun, benarkah terjadi penodongan senjata? Berikut 7 fakta yang dirangkum Suara.com mengenai kejadian ini.
1. Cekcok dan Adu Mulut
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa insiden berawal dari kesalahpahaman saat jaksa menurunkan istrinya di pinggir jalan.
Posisi mobil yang kurang menepi memancing reaksi pengendara lain yang membunyikan klakson. Hal ini membuat suasana memanas hingga terjadi adu mulut.
2. Pistol Tidak Diacungkan
Menanggapi tudingan jaksa menodongkan pistol, Anang membantah narasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pistol yang dibawa sang jaksa tidak pernah diarahkan ke siapa pun.
"Senjata ada, bawa pistol tapi nggak diacungkan, cuma kesingkap," ujarnya.
3. Kejadian Berakhir Damai di Polsek Pondok Aren
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Asrippina, menyatakan bahwa kedua belah pihak sudah dimediasi.
"Keduanya sepakat berdamai dengan musyawarah, mufakat, dan kekeluargaan," ujarnya.
4. Jaksa Tetap Diperiksa Tim Pengawasan Kejagung
Meskipun sudah damai, jaksa berinisial S tetap diperiksa oleh Tim Pengawas Kejaksaan.
Berita Terkait
-
Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota
-
12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia
-
Berburu Moge di Kejagung, Beli Harley Mewah Gak Bikin Kantong Murung
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Jaksa Agung Larang Jajaran Tersangkakan Kepala Desa, Kecuali Uangnya buat Nikah Lagi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate