5 Fakta di Balik Tragedi Bripda Alfindo di Pantai Goa Matu, Niat Mancing Berujung Maut

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 22:54 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Bripda Alfindo Ziotri (22), anggota Polres Pesisir Barat, yang tenggelam di Goa Matu. [Dok Kantor SAR Lampung]

4. Ditemukan Meninggal oleh Nelayan, Bukan Tim SAR

Meskipun Tim SAR Gabungan telah mengerahkan seluruh kekuatannya, jasad Bripda Alfindo justru pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan lokal. Pada Jumat (8/8/2025) pagi sekitar pukul 07.10 WIB, nelayan tersebut melihat sesosok jasad mengapung di perairan.

Lokasi penemuan berada sekitar 1 mil laut (sekitar 1,8 kilometer) dari tempat korban pertama kali dilaporkan hilang, menunjukkan bahwa korban telah terseret cukup jauh oleh arus. Mendapat laporan krusial ini, Tim SAR Gabungan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

5. Operasi SAR Resmi Ditutup Setelah 3 Hari

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai. Setelah dievakuasi dari laut, jenazah Bripda Alfindo tiba di Dermaga Stabas pada pukul 08.00 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut.

Danpos SAR Tanggamus, Robi Rusliansyah, yang mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, memberikan pernyataan resmi.

“Korban terseret ombak di Pantai Goa Matu telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pagi ini sekitar 1 mil arah Utara dari Lokasi kejadian. Kemudian korban dievakuasi ke dermaga stabas untuk dibawa ke Puskesmas Krui,” ujar Roby.

Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 10.00 WIB, dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com