4. Ditemukan Meninggal oleh Nelayan, Bukan Tim SAR
Meskipun Tim SAR Gabungan telah mengerahkan seluruh kekuatannya, jasad Bripda Alfindo justru pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan lokal. Pada Jumat (8/8/2025) pagi sekitar pukul 07.10 WIB, nelayan tersebut melihat sesosok jasad mengapung di perairan.
Lokasi penemuan berada sekitar 1 mil laut (sekitar 1,8 kilometer) dari tempat korban pertama kali dilaporkan hilang, menunjukkan bahwa korban telah terseret cukup jauh oleh arus. Mendapat laporan krusial ini, Tim SAR Gabungan segera bergerak ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
5. Operasi SAR Resmi Ditutup Setelah 3 Hari
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai. Setelah dievakuasi dari laut, jenazah Bripda Alfindo tiba di Dermaga Stabas pada pukul 08.00 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut.
Danpos SAR Tanggamus, Robi Rusliansyah, yang mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, memberikan pernyataan resmi.
“Korban terseret ombak di Pantai Goa Matu telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pagi ini sekitar 1 mil arah Utara dari Lokasi kejadian. Kemudian korban dievakuasi ke dermaga stabas untuk dibawa ke Puskesmas Krui,” ujar Roby.
Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 10.00 WIB, dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Baca Juga: Mancing Berujung Petaka, Anggota Polres Pesisir Barat Lenyap Ditelan Ombak di Goa Matu
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara