Suara.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memastikan rekening penceramah kondang Ustaz Das’ad Latif yang sempat diblokir kini sudah kembali normal.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pemblokiran tersebut hanya bersifat sementara dan telah dicabut sejak 31 Juli 2025.
“Proses sudah selesai semua sejak 31 Juli 2025 lalu,” kata Ivan kepada wartawan, Senin (11/8/2025).
Ivan mengaku sudah bertemu langsung dengan Ustaz Das’ad untuk menjelaskan bahwa tujuan penghentian atau pemblokiran sementara itu dilakukan PPATK untuk melindungi rekening yang tidak aktif agar tidak disalahgunakan.
“Alhamdulillah Ustaz bisa menerima maksud dan tujuan dari penghentian sementara. Rekening Ustaz juga sudah tidak masalah,” katanya.
Sebelumnya, Ustaz Das’ad sempat mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan saat ingin menarik uang dari rekening bank milik pemerintah untuk pembangunan masjid.
Saat itu ia mendapati rekeningnya diblokir karena dianggap dormant atau tidak aktif selama tiga bulan.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @dasadlatif1212, ia mengkritik kebijakan pemblokiran rekening pasif yang menurutnya bertolak belakang dengan kampanye nasional “Ayo Menabung”.
“Menabunglah saya, tapi kenapa malah diblokir? Kalau tidak disimpan, itu bukan menabung,” ujarnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Heboh Link untuk Buka Rekening yang Diblokir PPATK, Benarkah?
Meski demikian, Ustaz Das’ad mengaku memahami niat pemerintah mencegah penyalahgunaan rekening oleh pihak tak bertanggung jawab.
Ia hanya berharap pelaksanaan kebijakan diperbaiki agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kebijakan pemblokiran sementara rekening dormant ini sebelumnya memicu polemik setelah PPATK menghentikan sementara lebih dari 28 juta rekening tak aktif, sebelum akhirnya dibuka kembali.
Berita Terkait
-
5 Fakta Nyesek di Balik Skandal Bansos Bogor, Uang Orang Miskin Ludes untuk Judi?
-
5.497 Penerima Bansos di Bogor Gunakan Uang Bantuan untuk Judi Online
-
Ustaz Dasad Latif Bayar Rp100 Ribu, PPATK Panen Rp12 Triliun dari Pemblokiran Rekening?
-
Rekening Bank Diblokir, Ustad Das'ad Latif Sentil Pemerintah dengan Cara Elegan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK