Efek Ikut-ikutan (Bandwagon Effect): Ketika sebuah konten mulai viral, orang cenderung ikut menyebarkannya tanpa verifikasi, karena mereka melihat banyak orang lain melakukan hal yang sama. Ada ketakutan ketinggalan tren atau Fear of Missing Out (FOMO).
Bias Konfirmasi: Orang cenderung lebih mudah percaya dan menyebarkan informasi yang sesuai dengan keyakinan atau ketakutan yang sudah ada.
Hoaks serangan orca terasa "masuk akal" karena terinspirasi dari tragedi nyata seperti yang menimpa Dawn Brancheau, yang diangkat dalam film "Blackfish".
3. Pamer Kemampuan AI dan Eksperimen Digital
Dengan kemajuan teknologi AI yang pesat, membuat konten rekayasa yang sangat meyakinkan menjadi semakin mudah. Bagi sebagian orang, membuat hoaks seperti video Jessica Radcliffe adalah cara untuk:
Menguji Teknologi: Mencoba sejauh mana kemampuan AI dalam memanipulasi video dan audio untuk menipu audiens massal.
Pamer Keahlian: Ini bisa menjadi bentuk "unjuk gigi" atau portofolio digital yang gelap, menunjukkan kemampuan teknis si kreator dalam menciptakan disinformasi yang sulit dideteksi.
Hoaks ini menjadi bukti nyata bahwa kita telah memasuki era di mana membedakan fakta dan fiksi membutuhkan kewaspadaan ekstra.
Baca Juga: Awal Viral Jessica Radcliffe Pelatih Lumba-Lumba Dimakan Paus, Akhirnya Terungkap Hoaks
Berita Terkait
-
Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan
-
Video Tak Pantas Pelajar Berseragam di Loa Janan Viral saat Ramadan, Diduga Direkam Teman Sendiri
-
Viral 2 Pengunjung PIM Rebutan Lahan Parkir, Akun IG Pelaku Menghilang?
-
Kakek Nenek di Nias Diancam Petugas PLN Gara-Gara Hemat Listrik, Begini Akhirnya
-
Seorang Istri Diamuk Suami Gara-Gara Bukber Tak Izin dan Duduk Dekat Cowok
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter