Suara.com - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membongkar paksa markas GRIB Jaya sekaligus Diskotek Marcopolo di Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/8/2025).
Pembongkaran dilakukan karena lokasi tersebut diduga kerap menjadi tempat transaksi narkoba.
Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya, Zulfikar, menyebut bangunan itu diresmikan Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, setahun lalu.
Namun, ia mengklaim baru mengetahui kalau markas GRIB Jaya Sumut juga dijadikan diskotek.
“Pak Hercules datang meresmikan, saat itu murni masih sebatas kantor GRIB,” ujar Zulfikar, Jumat (15/8/2025).
Menurut Zulfikar, informasi soal keberadaan Diskotek Marcopolo yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba baru ia ketahui dari pihak kepolisian.
Zulfikar pun menegaskan diskotek tersebut tidak ada kaitannya dengan GRIB Jaya.
“Itu bukan ranah saya untuk menjawab, karena Diskotek Marcopolo tidak ada hubungannya dengan GRIB Jaya,” tegasnya.
Zulfikar turut hadir menyaksikan langsung proses pembongkaran.
Baca Juga: Kukuhkan Bunda Literasi dan Bunda PAUD Sumut, Gubernur Bobby Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua
Meski mengklaim tak memiliki keterkaitan dengan diskotek tersebut, ia mengakui ada persoalan administrasi yang memang belum dilengkapi terkait perizinan bangunan.
“Kami sudah berupaya memohon mediasi namun gagal, karena ada hal-hal lain yang tidak dapat dimediasikan terkait Diskotek Marcopolo. Akhirnya kami mengikhlaskan tempat ini dibongkar,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Hercules Sindir Keras Bupati Pati Sudewo: Tidur di Got pun Mau Demi Jabatan, Tapi Sekarang?
-
Desak Mundur Bupati Pati, Rekam Jejak Hercules: Penguasa Tanah Abang yang Utang Nyawa ke Prabowo
-
Anggap Sombong dan Arogan, Murka Hercules pada Bupati Pati: Jangan Pernah Remehkan Suara Rakyat!
-
Kukuhkan Bunda Literasi dan Bunda PAUD Sumut, Gubernur Bobby Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kapan Pastinya THR ASN 2026 Cair? Ini Bocoran dari Menkeu Purbaya
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
-
Bayang-Bayang Perang: 12 Jet Tempur Amerika Mendarat saat Iran-AS Bersiap Berunding di Jenewa
-
Debt Collector Penusuk Advokat Ditangkap di Semarang, Polisi Selidiki Motif
-
Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala
-
Motif Terkuak, Hirarki Barak Picu Penganiayaan yang Tewaskan Bripda Dirja di Sulsel
-
Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS