Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Jenderal Bintang Empat Kehormatan Anumerta kepada Letnan Jenderal KKO (Purn.) Ali Sadikin.
Sosok legendaris yang dikenal sebagai Gubernur DKI Jakarta yang transformatif ini kini secara resmi menyandang pangkat Jenderal TNI (Purn.) Kehormatan.
Namun, di balik penghormatan yang tampak mulia ini, analis militer Selamat Ginting mencium adanya nuansa politis yang sangat kental, yang ia sebut sebagai upaya Presiden Prabowo Subianto untuk merebut hati dan loyalitas Korps Marinir.
Penganugerahan ini sontak menjadi perbincangan hangat, tidak hanya karena ketokohan Ali Sadikin, tetapi juga karena momentum dan implikasinya bagi struktur Korps Baret Ungu. Selamat Ginting menilai keputusan ini tidak bisa dilepaskan dari kalkulasi politik.
"Jadi, saya lihat ini nuansa politisnya tinggi sekali. Kenapa? Misalnya penganugerahan bintang 4 Anumerta ya kan untuk Jenderal Ali Sadikin," ujar Ginting dikutip dari Youtube Forum Keadilan TV.
"Kenapa tiba-tiba dinaikkan? Berarti kira-kira Presiden Prabowo sedang mengambil hati Korps marinir kan seperti itu," ujar dia.
Menurutnya, langkah ini adalah sebuah gebrakan yang sengaja dirancang untuk membangun kedekatan emosional antara Presiden Prabowo dengan salah satu pasukan elite paling disegani di tubuh TNI.
Ginting bahkan menarik paralel sejarah ke era Presiden Soekarno, di mana Korps Komando Operasi (KKO)—nama Korps Marinir saat itu—dikenal memiliki loyalitas tanpa syarat kepada Bung Karno.
"Di mana dulu pada era Bung Karno dekat sekali apa ee hitam kata Bung Karno, hitam kata marinir, putih kata Bung Karno, putih kata marinir atau KKO dulu sebutannya korps komando begitu," jelasnya, menggambarkan betapa solidnya hubungan antara pemimpin negara dengan pasukan elite tersebut di masa lalu.
Baca Juga: 'Tidak akan Saya Lindungi', Ultimatum Keras Prabowo untuk Jenderal dan Politisi Korup
Sejarah Baru: Marinir Akhirnya Punya Bintang Empat
Penganugerahan ini bukan sekadar gelar. Ini adalah sebuah penulisan ulang sejarah bagi Korps Marinir. Selamat Ginting menyoroti bahwa ini adalah kali pertama seorang perwira dari korps tersebut meraih pangkat tertinggi di militer.
"Nah ini menjadi sejarah baru dari Marinir bahwa Marinir sekarang ternyata sudah punya jenderal bintang empat ya kan," ungkapnya.
Selama ini, pangkat puncak bintang empat di TNI Angkatan Laut hampir selalu menjadi domain bagi perwira dari Korps Pelaut.
"Biasanya kalau bintang empat di angkatan laut adalah Laksamana pelaut gitu kan. belum pernah ada marinir, tapi Ali Sadikin dan itu kan Ali Sadikin lulusan tentara di tahun 1945 sudah jauh sekali," papar Ginting.
Fakta bahwa Ali Sadikin adalah angkatan lama yang sudah puluhan tahun wafat membuat momentum penganugerahan ini semakin dipertanyakan.
Berita Terkait
-
'Tidak akan Saya Lindungi', Ultimatum Keras Prabowo untuk Jenderal dan Politisi Korup
-
Upaya Kuasai Kembali Lahan Negara, Prabowo Siap Lawan Jenderal-jenderal Nakal
-
Prabowo Murka! Peringatkan Jenderal-jenderal yang Bekingi Tambang Ilegal
-
Skandal Haji Rp1 Triliun: KPK Geledah Kantor Ditjen PHU, Apa Hasilnya?
-
Prabowo Kumpulkan Dasco, Kapolri hingga Kepala BIN, Bahas Apa?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini