Suara.com - Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melakukan aksi yang tak biasa.
Ia bersama ratusan penyelam mengibarkan bendera merah putih di bawah laut kaki Gunung Gamalama. Sebuah momen yang sarat makna sekaligus menggetarkan.
Dalam unggahannya, Sherly menuturkan bahwa pengibaran bendera di kedalaman laut menjadi simbol kuat tentang arti kemerdekaan.
“Mengibarkan merah putih di bawah laut tahun ini menjadi simbol bagi saya—bahwa dari kedalaman tergelap pun, kita bisa kembali ke permukaan dengan membawa harapan dan cinta tanah air,” tulisnya, dikutip Minggu 17 Agustus 2025.
Perayaan kemerdekaan kali ini menurut Sherly bukan sekadar mengenang sejarah panjang bangsa, melainkan juga refleksi tentang kekuatan yang dimiliki Indonesia untuk terus bangkit.
“17 Agustus 2025, kita merayakan bukan hanya sejarah, tapi juga perjalanan panjang yang membentuk kita menjadi bangsa yang kuat. Bagi saya, kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajah. Kemerdekaan adalah keberanian untuk melepaskan rasa takut, keraguan, dan alasan untuk berhenti melangkah,” ungkapnya.
Sherly menekankan bahwa makna merdeka harus lebih luas. Bukan hanya sebuah kondisi politik, melainkan juga keberanian pribadi setiap anak bangsa untuk menghadapi cobaan hidup.
“Kemerdekaan adalah kekuatan untuk bangkit setelah jatuh, untuk tetap melangkah meski hati pernah retak, dan untuk terus mencintai hidup meski pernah kehilangan,” tambahnya.
Momen pengibaran bendera di bawah laut itu berlangsung penuh khidmat.
Baca Juga: Merah Putih Berkibar di Kedalaman Jayapura: Aksi 34 Penyelam Bikin Merinding!
Diiringi gemericik gelembung air, bendera merah putih berkibar gagah seolah menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bisa tumbuh di mana saja, bahkan di dasar samudra sekalipun.
Bagi Sherly, kebersamaan dalam aksi ini menjadi pesan penting di tengah tantangan bangsa.
Ia mengajak masyarakat Maluku Utara, dan Indonesia pada umumnya, untuk menjaga kemerdekaan dengan saling menguatkan.
“Mari kita jaga kemerdekaan ini dengan saling menguatkan, saling mengasihi, dan saling percaya bahwa kita bisa menghadapi apa pun, selama kita melangkah bersama,” pesannya.
Dengan lantang, ia pun menutup pernyataannya dengan seruan, “Merdeka!”
Aksi unik Gubernur Maluku Utara ini menambah warna perayaan HUT ke-80 RI.
Dari kedalaman laut hingga daratan, semangat merah putih terus bergema sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah warisan berharga yang harus dijaga bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
15 Contoh Teks Doa HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang Penuh Makna
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
Daftar Harga HP itel Agustus 2026 Lengkap untuk Pemilih Gadget Murah
-
Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan
-
Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta