Di lokasi kejadian, tepatnya di belakang Mal Bencoolen, pelaku diduga memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi.
"Saat akan menyalib kendaraan di depannya sebelah kanan, namun karena kondisi kendaraan sedang ramai maka langsung ke arah kiri dan tidak terkendali sehingga korban tertabrak pelaku yang langsung membanting stir sehingga menabrak tiang," ujar Aan.
Manuver menyalip yang gagal di tengah keramaian lalu lintas inilah yang menjadi pemicu utama tragedi tersebut. Korban yang sedang berjalan kaki tak sempat menghindar dari laju mobil yang hilang kendali.
4. Alasan Kemanusiaan, Polisi Tunda Periksa Istri Korban Sebagai Saksi Kunci
Di tengah proses penyidikan yang terus berjalan, pihak kepolisian menunjukkan sisi humanisnya. Hingga saat ini, sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian telah diperiksa dan dimintai keterangan.
"Saat ini saksi mata (kasus tabrak lari) masih dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP) di Mapolresta Bengkulu," kata AKP Aan Setiawan.
Namun, polisi belum menyentuh saksi kunci utama, yaitu istri korban. Keputusan ini diambil murni atas dasar kemanusiaan, mengingat kondisi keluarga yang masih diselimuti duka mendalam.
"Saksi kunci istrinya saja belum kita sentuh karena lagi berduka kasus laka lantas ini bukan kasus kriminal murni, jadi harus berproses demi kemanusiaan juga," terang Aan.
Sementara itu, pelaku saat dimintai keterangan memberikan alasan klasik mengapa ia melarikan diri: panik dan takut menjadi sasaran amukan massa di lokasi kejadian. (ANTARA)
Baca Juga: 3 Fakta Tersangka Buang Air Besar di Mobil Polisi Bengkulu, Viral di Media Sosial!
Berita Terkait
-
3 Fakta Tersangka Buang Air Besar di Mobil Polisi Bengkulu, Viral di Media Sosial!
-
Momen Kocak Tersangka Berak di Celana Usai Ditangkap Polisi di Bengkulu: Lah Idak Tahan Lagi Pak!
-
'Pembunuh!' Teriak Keluarga di Sidang, Terdakwa Tabrak Lari Lansia Kepergok Asyik Belanja di Pasar
-
Mapala UI Jelajahi Gunung Tertinggi di Bengkulu, Eksplorasi Alam dan Pendakian
-
3 Fakta Terbaru Gadis ODGJ Bunuh Ibu Kandung di Bengkulu: Pegang Kartu Kuning, Berobat Sejak 2023!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!