Suara.com - Sebuah video yang merekam pemandangan memilukan di sebuah rumah sakit telah menjadi viral dan memicu perbincangan luas di dunia maya.
Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pasien pria yang terbaring lemas dan tertidur di lantai dingin koridor rumah sakit.
Dalam narasi video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, disebutkan bahwa pria tersebut sudah tiba di rumah sakit sejak pukul 08.30 pagi untuk mendapatkan layanan kontrol kesehatan.
Namun, setelah menunggu selama lebih dari tiga jam, hingga pukul 12.00 siang, namanya belum juga dipanggil.
Tak kuasa menahan lelah dan kondisi tubuh yang mungkin sedang tidak fit, ia akhirnya menyerah dan merebahkan diri di antara lalu-lalang pengunjung lainnya.
Momen tersebut sontak menarik perhatian seorang perawat yang sigap bertindak. Dengan membawa kursi roda, perawat itu berusaha membangunkan sang pasien.
Namun, tubuh pria itu tampak begitu lemas hingga ia tidak memiliki tenaga untuk bangun dan berpindah ke kursi roda.
Melihat kesulitan itu, seorang pengunjung pria dan beberapa orang lainnya segera datang membantu, mengangkat pasien tersebut dengan hati-hati ke atas kursi roda sebelum akhirnya dibawa menuju ruang pemeriksaan.
Meskipun lokasi pasti dari kejadian ini tidak diketahui, video tersebut dengan cepat menyebar setelah diunggah oleh beberapa akun gosip dan informasi.
Baca Juga: 5 Fakta Viral Video Syur Cewek Jubir Morowali vs Pria China, Durasi 7 Menit dan 55 Detik!
Alih-alih hanya menjadi tontonan, video ini justru membuka kotak pandora keluhan massal dari warganet yang pernah merasakan pengalaman serupa.
Kolom komentar pun dibanjiri curahan hati mengenai betapa panjang dan melelahkannya proses berobat di rumah sakit, terutama di fasilitas kesehatan besar.
Pengalaman-pengalaman ini melukiskan gambaran yang seragam, penantian panjang yang menguras energi, waktu, dan kesabaran.
Seorang warganet membagikan rutinitasnya yang melelahkan saat mengantre di rumah sakkit.
"Antre dari jam 7 untuk administrasi. Lanjut antre poli dari jam 8, dokternya datang jam 10-an. Dipanggil jam 11-an, ketemu dokter cuma 5 menit. Lanjut antre obat 2 jam-an. Begitulah rute antri di RS."
Keluhan lain datang dari warganet yang harus menemani ibunya menjalani kemoterapi.
Berita Terkait
-
5 Fakta Viral Video Syur Cewek Jubir Morowali vs Pria China, Durasi 7 Menit dan 55 Detik!
-
Viral Video Syur Cewek Jubir Morowali vs Pria China, Linknya Diburu Netizen!
-
Disorot Gegara Asyik Joget Gemu Fa Mi Re, Intip Harta Politisi PDIP Sadarestuwati Tembus Rp38 Miliar
-
Viral Kisah Pilu Usai Upacara HUT RI, Bocah Pungut Makanan Sisa Para Pejabat
-
6 Fakta Amuk Bupati Lebak di Hari Kemerdekaan yang Bikin Kades Panas Dingin
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan
-
Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina
-
Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?
-
Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU