Suara.com - Pertanyaan fundamental mengenai apakah agama boleh dijadikan ladang bisnis menjadi salah satu topik dalam obrolan Deddy Corbuzier dan Ustaz Felix Siauw.
Dalam podcast Close The Door, Deddy Corbuzier dengan lugas menanyakan apakah praktik seperti travel umrah dan haji, yang jelas-jelas merupakan bisnis, diperbolehkan dalam Islam.
"Apakah agama itu boleh diperjualbelikan atau tidak? Quote on quote," tanya Deddy Corbuzier di kanal YouTubenya pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustaz Felix Siauw menegaskan bahwa menjual jasa atau produk yang berkaitan dengan pelaksanaan ajaran agama pada dasarnya diperbolehkan.
Ia memberikan contoh sederhana seperti guru mengaji yang dibayar untuk ilmunya.
"Misalnya, Om Deddy misalnya mau buka misalnya pengajaran Quran. Terus saya mau belajar Quran lebih dalam lagi, saya manggil guru. Gurunya kan saya bayar nih," terang Ustaz Felix Siauw memberikan analogi.
Ustaz Felix Siauw kemudian membenarkan skenario tersebut dan menyebutnya sebagai praktik yang wajar dan diperbolehkan.
"Guru-nya bilang, 'Om Deddy, per sesi misalnya 500 ribu ya'. Itu boleh, nggak ada masalah. Itu boleh banget," jawab Ustaz Felix Siauw.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa ada perbedaan mendasar antara "bisnis agama" dengan "menjual agama".
Baca Juga: Bendera One Piece Dicekal? Ustaz Felix Siauw Ngamuk ke Petugas Taman, Endingnya Malah Bikin Ngakak!
Menurutnya, ada bisnis yang berjalan sesuai dengan kaidah agama, dan ada pula yang tidak.
"Ada bisnis sesuai dengan agama, ada bisnis tidak sesuai dengan agama," jelasnya.
Artinya, selama bisnis tersebut memfasilitasi ibadah dan tidak melanggar aturan syariat, seperti mengambil keuntungan berlebihan atau menipu, maka hal tersebut diperbolehkan.
Berita Terkait
-
Felix Siauw: Potensi Korupsi Kuota Haji Bisa Tembus Rp 1 Triliun
-
Suara Live! Warga Paksa Bupati Pati Undurkan Diri, Ustaz Felix Siauw Dicekal Petugas
-
5 Fakta Penting Aksi Bendera One Piece Ustaz Felix yang Jadi Uji Kebijakan Publik
-
Buka-bukaan Ustaz Felix Siauw Soal One Piece: Bukan Sekadar Hobi, tapi Pesan untuk Pemerintah
-
Di Balik Aksi Unik Ustaz Felix Siauw Kibarkan Bendera One Piece, Ternyata Ini Pesan yang Disampaikan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah