Suara.com - Vidio, sebagai platform OTT terdepan di Indonesia, resmi menghadirkan fitur terbaru Vidio Shopping melalui layanan "Vidio Affiliate Shopping Ads". Inovasi ini menjadikan Vidio sebagai OTT pertama di tanah air yang mengintegrasikan sistem afiliasi e-commerce langsung ke dalam platformnya.
Bekerja sama dengan Shopee, salah satu pemain besar e-commerce global, langkah ini membuka peluang lebih luas bagi brand lokal dan UMKM untuk menjangkau konsumen lewat tayangan di platform yang kredibel. Kolaborasi ini menandai fase baru dalam perkembangan industri OTT, yang kini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia hiburan, tetapi juga sebagai sarana distribusi produk lokal yang efektif.
Berbagai konten unggulan, mulai dari Premier League, Asmara Gen Z, hingga Vidio Original Series, kini sekaligus menjadi jembatan bagi penonton untuk menemukan produk yang relevan seperti kecantikan dan fesyen lokal dan langsung membelinya melalui Shopee tanpa harus keluar dari layar.
Inovasi ini mendapat dukungan langsung dari pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemenkomdigi RI). Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo menyatakan, Pemerintah melalui Wamenkomdigi, mengapresiasi terobosan Vidio, platform OTT asli karya anak Indonesia, yang berkolaborasi dengan Shopee melalui Vidio Shopping.
"Inovasi ini menjadi langkah penting dalam menghubungkan pengalaman menonton dan berbelanja, sekaligus memperkuat industri kreatif dan mendorong Indonesia menjadi pusat ekonomi digital ASEAN," ujar Angga Raka Prabowo.
Menurutnya, kehadiran Vidio telah memperkaya konten lokal dan menghadirkan tontonan berkualitas bagi masyarakat, sementara Shopee terus mendorong pemberdayaan UMKM, pelaku kreatif, dan memperluas akses pasar digital.
“Dengan sinergi yang tepat, Vidio dan Shopee tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, tetapi juga membuka ruang kreativitas, lapangan kerja, serta memperkuat identitas digital bangsa kita. Pemerintah tentu akan selalu hadir memberikan dukungan regulasi yang sehat, agar industri digital tumbuh secara berkelanjutan,” tegasnya.
Fitur Vidio Shopping mulai tersedia untuk publik pada 25 Juli 2025. Pada fase awal ini, fitur Vidio Shopping hadir dalam skema uji coba bersama 15 brand yang terdiri atas brand lokal dan juga beberapa brand internasional.
CEO Vidio, Sutanto Hartono mengatakan, kolaborasi ini menandai lompatan inovasi dalam lanskap periklanan digital. Lewat Vidio Shopping, perusaaah menggabungkan kekuatan konten streaming dengan fitur belanja interaktif dari Shopee, menghadirkan format iklan terintegrasi yang muncul di saat paling relevan, ketika penonton menikmati konten favorit mereka.
Baca Juga: Sambut HUT ke-80 RI, Pertamina Bawa UMKM Mendunia melalui SMEXPO Merah Putih
"Kami bangga dapat bermitra dengan Shopee sebagai platform e-commerce terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang monetisasi baru serta menetapkan standar inovasi bagi ekosistem konten dan commerce di tanah air," ucapnya.
Berita Terkait
-
Cara Dapat Voucher ShopeeFood Deals
-
PNM Ajak Karyawan Maknai Merdeka dengan Kontribusi Nyata
-
Para Pengusaha Berkumpul Rumuskan Strategi Dongkrak Ekonomi Desa, Andalkan UMKM/
-
Wajah Cerah dan Kencang! Ini 5 Produk Anti Aging Wardah Terlaris di Shopee Bisa Dicoba
-
300 Ribu Tamu Hadiri Perayaan HUT ke-80 RI, InJourney Pesta Rakyat Digelar di Sarinah Thamrin
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi