Suara.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Noel Ebenezer.
Namun, pujiannya untuk Presiden Prabowo Subianto justru menuai peringatan dari warganet.
Kejadian ini bermula saat Mahfud MD memberikan komentarnya melalui akun media sosial X pribadinya.
Ia memandang bahwa penangkapan Noel adalah bukti KPK telah kembali menunjukkan tajinya dalam memberantas korupsi.
"Noel Ebenezer di-OTT. Dalam beberapa bln terakhir KPK sudah mulai bisa terlepas dari belenggu politik tertentu dan menunjukkan taringnya. Kita apresiasi, maju terus pantang mundur KPK," tulis Mahfud pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Dalam kesempatan yang sama, Mahfud juga memuji sikap Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden tidak menunjukkan upaya melindungi Noel Ebenezer, meskipun yang bersangkutan merupakan kader dari partainya.
"Presiden Prabowo juga konsisten, tak melindungi Pejabat meskipun dia anggota partainya," sambung Mahfud MD.
Sikap Prabowo Subianto ini dinilai Mahfud MD sebagai langkah positif yang harus terus didorong agar KPK bisa kembali disegani dan leluasa memburu para pejabat korup di pemerintahan.
Namun, pujian yang dilayangkan oleh Mahfud MD kepada Presiden Prabowo Subianto, mendapat sorotan tajam dari sejumlah warganet.
Baca Juga: Terkait Kasus Pemerasan, KPK Ungkap Rangkaian OTT Wamenaker Noel Berlangsung dari Semalam
Mereka mengingatkan politisi 68 tahun itu agar tidak terburu-buru dalam memberikan sanjungan.
Seorang warganet dengan akun @Hyu**** menyarankan agar Mahfud tetap menaruh sedikit rasa skeptis terhadap pemerintah saat ini.
"Jangan terlalu memuji dulu, Prof. Sisakan sedikit ruang ketidakpercayaan," tulis akun tersebut.
Di sisi lain, banyak juga warganet yang sepakat dengan Mahfud dan menaruh harapan besar pada KPK untuk terus membongkar kasus-kasus lainnya.
"Sependapat dengan Prof. Mahfud. Bravo KPK. Jika perlu Penyidikanya diperluas, karena Kecil Kemungkinan Seseorang Tersebut Bisa Korupis 'Seorang Diri', Noel Contohnya," kata warganet @wis****.
Komentar lainnya bahkan sudah tidak sabar menantikan siapa pejabat selanjutnya yang akan dijerat oleh lembaga antirasuah tersebut. "Siape lagi niy ye yang berikutnye!" cuit akun @HF****.
Berita Terkait
-
KPK Sita Uang, Puluhan Mobil dan Moge Ducati dari OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer
-
Karma 'Mulut Pedas' Noel? Suruh WNI 'Kabur Aja' dan Kini Berakhir di Tangan KPK
-
Apa Itu Sertifikasi K3? Kasus OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer
-
10 Orang Ikut Terciduk, KPK Amankan Motor Ducati hingga Puluhan Mobil dalam OTT Wamenaker Noel
-
Legislator NasDem Sedih Wamenaker Noel Diciduk KPK: Kinerja Lumayan Bagus, tapi Akuntabilitas Tidak
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme