“Kalau kami apakah kami ingin memenjarakan Pak Jokowi? Oh enggak, bukan urusan kami. Kalau ada pihak yang kepengen silahkan, tapi kami enggak,” tambahnya.
Dokter Tifa kemudian mengatakan bahwa Presiden Prabowo tidak perlu takut untuk berjalan di jalan yang benar.
Pasalnya, Presiden Prabowo dianggap orang yang lurus oleh Dokter Tifa, sehingga pihaknya mendukung keras.
“Jangan khawatir Presiden Prabowo, bapak kan punya ijazah jelas. Kalau enggak bapak enggak bisa jadi jenderal. Jelas akademi militer. Udah jelas bapak punya ijazah yang enggak perlu dipermasalahkan,” ujarnya.
“Kita sedang mempermasalahkan orang yang punya ijazah yang perlu dipermasalahkan. Jadi Bapak presiden seharusnya benar-benar bisa menempatkan,” tambahnya.
Dokter Tifa bahkan memberi apresiasi atas keberanian Presiden Prabowo mengambil Tindakan untuk pemberian Amnesti serta Abolisi
Menurut Dokter Tifa, langkah yang dilakukan sudah tepat. Terlebih orang-orang yang diberi Amnesti dan Abolisi adalah orang-orang yang notabennya musuh besar Jokowi.
“Jangan salah ya pak prabowo, musuhnya-musuh itu temen bapak. Jadi hati-hati, jadi kami itu adalah temannya bapak. Temannya Presiden,” ungkapnya.
“Bapak sekarang sudah bagus menempatkan abolisi dan amnesti kepada orang-orang yang notabennya musuhnya Joko Widodo,” imbuhnya.
Baca Juga: Gagal ke Senayan Jadi Wamen, Harta Rp17 M Noel Disorot Usai Kena OTT KPK
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni