Suara.com - Tertangkapnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel oleh KPK terkait kasus dugaan pemerasan membuat panggung politik nasional gempar. Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Noel turut ditanggapi oleh Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu.
Melalui akun Instagram pribadinya, Adian Napitupulu turut membagikan hasil tangkapan layar sebuah talk show bergambar wajah Noel. Pada poster itu, Noel ditunjuk sebagai pembicara utama dalam diskusi bertema: "Hukuman Mati dan Efek Jera Untuk Koruptor" yang dijadwalkan pada Senin 25 Juni 2025 pukul 10.00 WIB.
Diskusi yang diinisiasi oleh Emerson Instutite dengan tagar # Perang Melawan Korupsi rencananya akan disiarkan secara langsung alias live streaming.
Terkait unggahan talk show dengan pembicara utama Noel yang dibagikannya itu, Adian turut memberikan tanggapan yang cukup menohok. Dia pun mempertanyakan nasib acara diskusi itu setelah Noel terkena OTT KPK.
"Bagaimana kelanjutan Talk Show-nya," tulis Adian dikutip Suara.com pada Jumat (22/8/2025).
Unggahan Adian pun mendapatkan tandak suka sebanyak 14 ribu lebih, dan 407 komentar hingga Jumat (22/8).
Netizen memberikan komentar yang beragam, seperti yang dituliskan akun @karolina****, "Boleh juga jadi contoh hukuman mati."
"Weapon eat master: Senjata makan tuan," tulis akun @wkent****.
"Akibat noel setitik rusak menteri sekabinet," tulis akun @deden_suj****.
Berita Terkait
-
Heboh usai OTT KPK, Muncul Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Lemas Terpasang Alat EKG, Benarkah?
-
Jumat Krusial di KPK: Pemeriksaan Lisa Mariana hingga Penentuan Nasib Wamenaker Noel usai Kena OTT!
-
Sudirman Said Blak-blakan soal OTT Wamenaker Noel: Lingkaran Jokowi Terlalu Banyak Orang Bermasalah!
-
Wamenaker Noel Ternyata Tukang Palak, KPK Sebut Kasusnya Terjadi Lama: Nilainya Cukup Besar!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya