“Dari UPH Festival hingga program Keystone, saya belajar membuka diri dan menjalani setiap pelatihan satu demi satu. Relasi yang terjalin membuka banyak kesempatan. Saya sadar, kepemimpinan bukan soal keberanian sejak awal, tapi siapa yang mau terus belajar dan berkembang,” ungkap Ruvelino.
Pengalaman serupa turut dialami David Gosal, mahasiswa Hukum 2024 dan Anggota BEM UPH bidang Pengembangan Organisasi Kemahasiswaan. Rangkaian pelatihan Leadership Journey membantunya membangun kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, dan kesiapan mental menghadapi tantangan.
Menjadi Pemimpin yang Berdampak
UPH Leadership Journey merupakan titik awal dari proses pembentukan kepemimpinan yang terintegrasi. Mulai dari UPH Festival, program mentoring, berbagai pelatihan, hingga kesempatan memimpin organisasi, seluruh rangkaian dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin yang membawa dampak nyata.
“Pemimpin adalah mereka yang memiliki hati untuk melayani dan membawa dampak transformasi—yang rela berbagi, memberi, dan mengubah lingkungan di sekitarnya. UPH telah menyiapkan jalannya; sekarang tinggal bagaimana kalian memanfaatkannya,” tegas Dr. Andry.
Di UPH, kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan atau peran, tetapi panggilan untuk melayani, bertumbuh, dan memuliakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Melalui proses pembinaan yang berpusat pada Kristus, UPH menumbuhkan karakter pemimpin yang takut akan Tuhan, menjunjung tinggi integritas, dan memiliki hati yang siap melayani dan memberi dampak—bagi komunitas, bangsa, dan dunia. ***
Berita Terkait
-
Musik, Budaya, dan UMKM Binaan Tersaji Apik di Konser HUT ke-80 RI Freeport Indonesia
-
Mendagri dan Kadin Bahas Pemberdayaan UMKM untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
-
Perjalanan UMKM Susu Mbok Darmi dan Ayam Bang Dava Mengangkat Cita Rasa Indonesia Lewat ShopeeFood
-
Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandara, Ini Kisah Sukses UMKM Bersama Rumah BUMN Binaan BRI
-
Patra Niaga Dukung UMKM Nasional Naik Kelas dan Mendunia, Perkuat Ekonomi Daerah
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!
-
Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI
-
Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut
-
Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS
-
Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
-
11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos