Suara.com - Kesulitan ekonomi bukan alasan untuk tidak mengenyam pendidikan tinggi. Kamu bisa menyasar kampus-kampus negeri yang menawarkan gratis biaya pendidikan, bahkan lulus langsung mendapatkan pekerjaan melalui jalur ikatan dinas.
Universitas Pertahanan atau Unhan menawarkan semua fasilitas tersebut. Kamu bisa berkuliah secara cuma-cuma, kemudian setelah lulus akan dilantik sebagai prajurit TNI letnan dua.
Daftar jurusan Unhan dan paling sepi peminat bisa menjadi jurusan incaranmu. Sejauh ini Unhan tidak membuka data jumlah pendaftar untuk masing-masing jurusan.
Namun, berikut ini adalah daftar jurusan yang ada di Unhan, yang bisa menjadi tujuanmu setelah lulus SMA.
Program Sarjana
1. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
- Prodi Sarjana Kedokteran
2. Fakultas Farmasi Militer
- Prodi Sarjana Farmasi
Baca Juga: Adu Kaya Nadiem Makarim vs Abdul Mu'ti, Beda Kebijakan soal Penjurusan SMA Tuai Pro-Kontra
3. Fakultas Strategi Pertahanan
- Prodi Sarjana Sejarah Militer
4. Fakultas MIPA Militer
- Prodi Sarjana Matematika
- Prodi Sarjana Biologi
- Prodi Sarjana Kimia
- Prodi Sarjana Fisika
5. Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan
- Prodi Sarjana Informatika
- Prodi Sarjana Teknik Elektro
- Prodi Sarjana Teknik Mesin
- Prodi Sarjana Teknik Sipil
- Prodi Sarjana Rekayasa Sumber Daya Air
Program Vokasi
1. Prodi Budidaya Pertanian Lahan Kering
2. Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan
3. Prodi Budidaya Ternak
4. Prodi Perikanan Tangkap
5. Prodi Pengolahan Hasil Laut/Perikanan
6. Prodi Permesinan Kapal
7. Prodi Budidaya Ikan
Persyaratan Masuk Unhan
Bagi yang tertarik masuk ke Unhan, persiapkan dirimu sebaik-baiknya dengan memenuhi persyaratan umum di bawah ini.
1. Warga Negara Indonesia, Warga Negara Asing, laki-laki/perempuan;
2, Sanggup mentaati semua peraturan yang ditetapkan oleh Unhan RI;
3. Sehat jasmani dan rohani, serta tidak buta warna;
4. Berijazah SMA/sederajat jurusan IPA dan SMK/sederajat sesuai jurusan Prodi yang dioperasionalkan, lulusan tahun 2024 atau 2025. Untuk pendaftar Prodi Sejarah Militer dari SMA jurusan IPA atau IPS lulusan tahun 2024 atau 2025. Untuk pendaftar Prodi Ilmu Keolahragaan dari SMA jurusan IPA atau IPS, MAN dan SMK lulusan tahun 2024 atau 2025.
5. Tidak pernah tinggal kelas selama di SMA/SMK/sederajat;
6. Nilai rapor SMA/sederajat jurusan IPA semester I s.d V rata-rata minimal 80 dan untuk Mata Pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, atau Biologi minimal 90 sesuai dengan persyaratan khusus pilihan program studi;
7. Khusus untuk Program Studi Sarjana Sejarah Militer:
- Nilai rapor SMA/sederajat jurusan IPS semester I s.d V rata-rata minimal 80 dan untuk mata pelajaran Sejarah, Geografi, dan Sosiologi minimal 90;
- Nilai rapor SMA/sederajat jurusan IPA semester I s.d V rata-rata minimal 80 dan untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Sejarah Indonesia minimal 90;
8. Khusus untuk Program Studi Ilmu Keolahragaan:
- Nilai rapor SMA/sederajat jurusan IPS semester I s.d V rata-rata minimal 80 dan untuk mata pelajaran Pendidikan Olahraga minimal 90;
- Nilai rapor SMA/sederajat jurusan IPA semester I s.d V rata-rata minimal 80 dan untuk mata pelajaran Pendidikan Olahraga minimal 90.
9. Nilai rapor SMK/sederajat semester I s.d V Mata Pelajaran sesuai program studi yang dioperasionalkan rata-rata 80 sesuai struktur kurikulum SMK Pusat Keunggulan;
10. Diprioritaskan siswa yang masuk 10 besar terbaik pada semester V dan/atau memiliki prestasi akademik, olahraga, dan seni budaya tingkat nasional/internasional;
11. Prodi Ilmu Keolahragaan diprioritaskan bagi siswa yang memiliki prestasi olahraga tingkat nasional/internasional
12. Memiliki Intelligence Quotient (IQ) minimal 120;
13. Usia maksimal 20 tahun saat Pembukaan Pendidikan tanggal 1 September 2025/ tahun-tahun berikutnya;
14. Memiliki tinggi badan laki-laki minimal 163 cm dan perempuan minimal 157 cm, serta berat badan proporsional dengan melampirkan surat keterangan dari RS Pemerintah atau RS TNI/POLRI setempat yang ditandatangani oleh dokter;
15. Mampu mengoperasikan komputer (aplikasi internet dan MS. Office);
16. Bersedia menandatangani surat perjanjian sebagai Kadet Mahasiswa Unhan RI;
17. Melampirkan surat persetujuan orang tua/wali untuk mengikuti pendidikan di Unhan RI;
18. Bersedia tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan di Unhan RI;
19. Penyetaraan ijazah dan nilai dari Kemendikdasmen RI bagi lulusan SMA/sederajat dari luar negeri atau lulusan International School di dalam negeri;
20. Bersedia menandatangani surat pernyataan:
- Belum pernah menikah dan/atau tidak sedang hamil serta belum memiliki anak secara biologis;
- Tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau tidak akan menerima beasiswa lain;
- Bersedia dididik dan ditetapkan menjadi kader intelektual bela negara dan komponen cadangan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Unhan Ada Jurusan Apa Saja? Kampus yang Lulusannya Jadi Perwira dengan Biaya Gratis
-
Unhan RI Kibarkan Semangat HUT ke-80 di Perbatasan Indonesia-Timor Leste
-
Dunia Event dan Travel Berubah, Ini Jurusan Kuliah Baru yang Bikin Kamu Dicari Industri!
-
Pengangguran Sarjana Terbanyak dari Jurusan Kesehatan dan Farmasi, Wamenaker Ungkap Biang Keroknya
-
4 Jurusan Kuliah Baru Buat Kamu yang Mau Jadi Jagoan AI di Masa Depan
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan
-
Dongkrak Pengembangan UMKM, Kebijakan Memakai Sarung Batik di Pemprov Jateng Menuai Apresiasi
-
Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan
-
Prabowo Murka Lihat Siswa Seberangi Sungai, Bentuk Satgas Darurat dan Colek Menkeu
-
Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?
-
Panas Kisruh Elite PBNU, Benarkah Soal Bohir Tambang?
-
Gus Ipul Bantah Siap Jadi Plh Ketum PBNU, Sebut Banyak yang Lebih Layak