Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan petugas damkar berlari memadamkan api sambil mengenakan daster viral di media sosial. Peristiwa unik itu terjadi di Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (23/8/2025).
Dalam video yang beredar, para petugas terlihat sigap membawa alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan sepeda motor yang terbakar di dekat Pos Pemadam Kebakaran Palabuhan Ratu.
Meski masih mengenakan daster, api berhasil dipadamkan kurang dari 20 menit, dan kendaraan yang terbakar segera diamankan.
"Waktu itu dalam rangkaian acara perlombaan 17 Agustus," kata Wadanpos Damkar 1 Palabuhan Ratu, Wawan Setiawan, kepada wartawan.
Berikut 5 fakta viral petugas Damkar padamkan api saat pakai daster.
1. Sedang Rayakan Lomba 17 Agustus
Wawan menjelaskan saat kejadian, para anggota pemadam sedang mengikuti lomba peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80. Mereka bermain voli, balap karung, dan makan kerupuk, dengan aturan mengenakan daster untuk memeriahkan suasana.
2. Sigap Walau Mengenakan Daster
Meski dalam suasana santai dan mengenakan pakaian tidak biasa, para petugas tetap menunjukkan profesionalisme. Begitu ada laporan kebakaran motor di sekitar pos, mereka langsung berlari dan melakukan pemadaman cepat.
3. Api Padam dalam Waktu Singkat
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan kurang dari 20 menit. Kendaraan roda dua yang terbakar juga berhasil diamankan sehingga tidak menimbulkan korban atau kerugian lebih besar.
4. Video Viral di Media Sosial
Aksi heroik namun unik ini segera menjadi bahan perbincangan di media sosial. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut karena jarang melihat petugas damkar beraksi dengan pakaian lomba.
5. Tetap Lanjutkan Lomba Setelah Pemadaman
Setelah situasi terkendali, lomba kemerdekaan kembali dilanjutkan. Meski demikian, tim damkar tetap siaga untuk mengantisipasi kejadian serupa di tengah perayaan HUT RI.
Berita Terkait
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi