Suara.com - Rumah Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel di kawasan Cilodong, Depok, menjadi sorotan usai ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
YouTuber Stefano Sanjaya menjadi salah satu yang mengungkap kondisi hunian sang wamen lewat tayangan kanal YouTube miliknya.
Saat dikunjungi, rumah tersebut dalam keadaan tertutup rapat dan sepi.
Bangunan rumah terlihat cukup rapi dengan pagar berwarna putih yang dihiasi ornamen bercorak bunga.
Di sekeliling rumah tampak jalan lingkungan perumahan yang bersih dan cukup tenang.
Di teras rumah, hanya ada sebuah sepeda dan sebuah mobil Kia Picanto yang terparkir tenang.
Mobil kecil tersebut menjadi simbol sederhana yang justru bertolak belakang dengan jabatan Noel sebagai pejabat negara.
Kia Picanto itu ditaksir memiliki nilai sekitar Rp90 juta, angka yang relatif kecil dibandingkan dengan deretan kendaraan mewah yang telah disita KPK.
KPK sebelumnya telah menyita 22 kendaraan sebagai barang bukti. Di antaranya berupa 15 kendaraan roda empat yakni Nissan GT-R, Toyota Corolla Cross, Hyundai Palisade, Suzuki Jimny, tiga mobil Honda CRV, Jeep, Toyota Hilux, dua Mitsubishi Xpander, Hyundai Stargazer, BMW 3301, Mitsubishi Pajero Sport.
Baca Juga: Wamenaker Noel Minta Amnesti Presiden, Menkum Tolak Mentah-mentah: Gak Ada di Pikiran Kami!
Sementara tujuh kendaraan roda dua yakni Vespa Sprint S 150, motor Vespa, Ducati Scrambler, Ducati Hypermotard 950, Motor Ducati Xdiavel 1200, dan dua motor Ducati.
Puluhan kendaraan yang disita terkait OTT itu lalu dipamerkan sebagai barang bukti di kantor KPK.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Periodik 2024, Noel tercatat memiliki total harta mencapai Rp 17,6 miliar.
Dalam laporan LHKPN yang dilaporkannya ke KPK, Immanuel Ebenezer memiliki aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp12,1 miliar.
Adapun aset tersebut tersebar di wilayah Depok dan Bogor yang terdiri dari rumah tinggal, bangunan usaha, hingga lahan dengan luas ribuan meter persegi.
Sosok Immanuel Ebenezer di Mata Keluarga
Berita Terkait
-
4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
-
Naksir Kia Picanto Bekas? Kepoin Dulu Taksiran Ongkos Bensin, Harga, Spesifikasi dan Pajaknya
-
Noel Siap Jalani Sidang Kasus K3, Penampilan Peci dan Sorban Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Dugaan Pemerasan Eks Wamenaker Noel
-
Tak Hanya Noel, KPK Kini Kejar Semua 'Tangan' yang Terima Duit Korupsi Kemenaker
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta