- KPK periksa Sekjen Kemnaker sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan.
- Pemeriksaan ini terkait kasus yang menjerat mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel).
- Kasus ini berawal dari OTT yang menangkap Noel dan 10 tersangka lainnya.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi. Ia dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 yang menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (8/12/2025).
Selain Cris, KPK juga memanggil empat saksi lain dari pihak swasta, yaitu Syifa Afia Rizfahphi, Fanny Fania Oktapiani, Fransisca Kaolin, dan Nicken Ayu Wulandari.
Budi mengonfirmasi bahwa Cris Kuntadi telah tiba di Gedung KPK dan sedang menjalani pemeriksaan. Namun, materi pemeriksaan yang ditanyakan penyidik belum diungkapkan.
Berawal dari OTT Wamenaker
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang berujung pada penahanan sebelas tersangka pada Agustus 2025 lalu, termasuk Wamenaker Immanuel Ebenezer Noel.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, saat itu menyatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menemukan setidaknya dua alat bukti yang cukup.
Sepuluh tersangka lain yang turut ditahan bersama Noel meliputi sejumlah pejabat dan staf dari Ditjen Bina K3 dan Ditjen Binwasnaker Kemnaker, serta dua pihak swasta dari PT KEM Indonesia. Seluruh tersangka sempat ditahan selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan.
Baca Juga: Johan Budi Dukung Abolisi dan Amnesti Tom Lembong - Ira Puspadewi, Tapi Kritisi Untuk Hasto
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia
-
Hujan Deras Tak Padamkan Ingatan, Puluhan Massa Bertahan di Aksi Kamisan ke-894 di Depan Istana
-
KPK Geledah Bapermades Pati Hingga Kantor dan Rumah Dinas Sudewo
-
Pengendara Mobil Tewas di Mobil Saat Terjebak Macet Banjir Jelambar, Polisi: Diduga Sakit
-
Basarnas: Enam Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Masih Dievakuasi
-
Jakarta Dikepung Banjir, Anggota DPR Curhat Mati Listrik: Pak Bahlil, Tolong PLN-nya!
-
Tragedi Macet Horor Banjir Jelambar, Pengemudi Mobil Tewas di Dalam Kendaraan
-
Transjakarta Pangkas Sejumlah Rute Imbas Banjir, Cek Daftar Jalur Terdampak
-
Jalan DI Panjaitan Cawang Masih Banjir, Macet Mengular Akibat Penyempitan Jalur
-
Giliran Pengusaha Ritel Menjerit Hadapi Ketatnya Aturan KTR di Jakarta