Suara.com - Di antara banyak nama yang menerima Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto, ada satu yang paling menuai sorotan yakni sosok Hashim Djojohadikusumo.
Penganugerahan Bintang Mahaputera Utama kepada adik kandung presiden ini sontak menjadi pembahasan publik, apalagi mengenai isu nepotisme di awal masa pemerintahan.
Namun, di luar statusnya sebagai "adik presiden", siapa sebenarnya sosok Hashim? Ia bukanlah figur biasa.
Jauh sebelum kakaknya menjadi orang nomor satu di Indonesia, Hashim telah lama menjadi salah satu "kingmaker" paling berpengaruh dan "sultan" di balik layar yang mendanai mesin politik Prabowo.
Inilah profil mendalam dari salah satu orang paling berkuasa di Indonesia saat ini.
Bukan Sekadar 'Adik Presiden': Sang Taipan & Filantropis
Jauh dari bayang-bayang kakaknya, Hashim adalah seorang pengusaha alias taipan ulung dengan gurita bisnis yang menggurita di berbagai sektor.
Melalui Arsari Group miliknya, ia mengendalikan kerajaan bisnis yang mencakup energi dan pertambangan dari batu bara hingga minyak dan gas.
Lalu Hasyim juga bergerak di bisnis agrobisnis yakni perkebunan kelapa sawit dan kehutanan.
Baca Juga: Alasan Pengusaha Haji Isam Raih Bintang Mahaputera dari Prabowo
Ia juga memiliki bisnis pertahanan, melalui perusahaan yang bergerak di industri strategis.
Meski demikian, Hasyim juga dikenal sebagai seorang filantropis yang mendanai berbagai program pelestarian satwa langka seperti badak dan harimau.
Kekayaan dan pengaruhnya yang masif inilah yang memberinya sumber daya tak terbatas untuk terjun ke panggung politik.
'Kingmaker' di Balik Layar: Otak Finansial di Tiga Pilpres
Peran Hashim dalam karier politik Prabowo tidak bisa diremehkan. Ia adalah otak finansial dan salah satu pendiri Partai Gerindra.
Selama tiga kali perhelatan pilpres setidaknya di 2014, 2019, dan 2024, Hashim adalah penyokong dana utama di balik kampanye-kampanye akbar Prabowo.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Pengusaha Haji Isam Raih Bintang Mahaputera dari Prabowo
-
Profil Haji Isam, Crazy Rich Kontroversial Dapat Gelar Bintang Mahaputera dari Prabowo
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata! Aksi 25 Agustus Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kabinet Dibubarkan
-
Misi Berat Makan Bergizi Gratis: BGN Turunkan Tim Intel Kejar 30 Ribu Dapur!
-
Profil Seskab Teddy, Eks Ajudan Prabowo Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan