Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan gebrakan besar di sektor kesehatan. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional pertama milik pemerintah daerah, yang diberi nama RS Royal Batavia Cakung.
Proyek ambisius yang akan didanai penuh dari APBD ini ditargetkan menjadi rujukan penanganan penyakit serius se-Indonesia dan akan menonjolkan arsitektur khas Betawi.
Pramono Anung menegaskan bahwa rumah sakit ini akan tampil beda dari fasilitas kesehatan milik pemerintah lainnya. Mulai dari nama hingga desainnya akan dibuat istimewa.
"Rumah sakit ini bertaraf internasional dan baru pertama kali rumah sakit yang dibangun di Jakarta, yang namanya tidak menggunakan rumah sakit daerah, tetapi bernama Rumah Sakit Royal Batavia Cakung," kata Pramono di Cakung, Senin (25/8/2025).
Yang paling unik, bangunan 13 lantai ini akan mengadopsi konsep rumah panggung Betawi, lengkap dengan ornamen geometris khas "tapak jala" di bagian fasadnya.
"Baru kali ini desainnya rumah sakit nanti itu warna Betawinya nampak. Begitu orang datang, wajah Betawinya ada. Selama ini enggak ada wajah Betawinya di rumah sakit," ujar Pramono.
Jadi Rujukan Kanker dan Jantung se-Indonesia
Pramono tidak ingin rumah sakit ini hanya menjadi kebanggaan warga Jakarta. Ia menargetkan RS Royal Batavia Cakung bisa menjadi pusat rujukan nasional untuk penanganan penyakit-penyakit serius seperti jantung, kanker, hingga diabetes melitus.
"Saya minta betul ini menjadi rumah sakit baru internasional yang menjadi acuan bagi rumah sakit-rumah sakit yang dimiliki oleh pemerintah daerah seluruh Indonesia, bukan hanya Jakarta," tuturnya.
Baca Juga: Intip Masa Depan Layanan Kesehatan: Inovasi Digital di RS Ini Bikin Segalanya Lebih Mudah!
Proyek mercusuar di bidang kesehatan ini dipastikan tidak akan menggunakan dana pinjaman atau investasi swasta. Seluruh pembiayaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pembangunannya ditargetkan akan dimulai pada tahun 2026 dan diharapkan rampung pada akhir tahun 2027.
Berikut adalah spesifikasi RS Royal Batavia Cakung:
- Lokasi: Cakung Barat, Jakarta Timur
- Luas Lahan: 1,9 hektare
- Tinggi Bangunan: 13 lantai + 2 basement
- Kapasitas: 282 kamar perawatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah