Jackson kini bertarung di bawah naungan UFL dan mewakili Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Petarung dengan nama panggung 'da Clone' ini masuk ke kelas ringan atau Lightweight, berbeda dari sang ayah yang bergulat di kelas berat.
Jackson muda kini tercatat telah menyelesaikan satu pertandingan dengan satu kali kalah di pertandingan MMA profesional.
Kendati kalah dalam pertandingan pertamanya di laga profesional, Jackson tak menyerah dan terus berlatih menantang para petarung lain.
Adapun di luar kelas profesional, Jackson beberapa kali mengalahkan lawannya seperti Hastings McMillan dan Kendal Morris.
Karier terancam runtuh gegara insiden penyerangan?
Karier Raja Jackson kini disinyalir terjun bebas karena penyerangan terhadap Syko Stu.
Ia menyerang Stu tanpa ampun kala berlaga di ajang KnokX Pro Wrestling yang digelar di Sun Valley, Los Angeles.
Video pertandingan tersebut menjadi viral dan menampilkan Jackson membanting Stu tanpa ampun.
Baca Juga: Mengenal Skandal Krause: Kasus yang Menggegerkan UFC
Stu kendati sudah tak sadarkan diri tetap dihantam habis-habisan oleh Raja Jackson.
Tindakan Jackson tersebut dinilai menyalahi aturan dan tak sportif.
Wasit dan sejumlah pihak pengurus pertandingan bahkan harus melerai Jackson dan menariknya keluar dari ring.
Mengutip Times of India, Raja Jackson bahkan kini tengah masuk ke penyelidikan Kepolisian Los Angeles dan kasus ini telah masuk ke kategori penyerangan.
10 Sport AU melaporkan bahwa Raja Jackson dan Syko Stu sebelumnya sempat beradu mulut di luar ring.
Penyelenggara menilai bahwa adu mulut tersebut wajar sebagai pemanasan sebelum pertandingan.
Berita Terkait
-
Jefri Nichol Ngeles saat Usai Kalah Telak dari El Rumi, Apa Perbedaan Boxing dengan MMA?
-
22 Atlet MMA Indonesia Segera Berkompetisi di Brasil dan Bahrain
-
Bendera Indonesia di UFC 316: Jeka Saragih Hadapi Petarung Korsel
-
Cetak Petarung Tangguh, 6 Event MMA Siap Digelar di Indonesia Sepanjang 2025
-
Intip Kemegahan Indonesia Arena Tempat Perhelatan UFC Fight Night 2025
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029