Suara.com - Nafa Urbach yang menjadi sorotan dengan komentarnya berkesan mendukung mendapat tunjangan rumah dinas DPR sebesar Rp 50 juta, sang mantan, Primus Yustisio justru menunjukkan sikap sebaliknya dan menjadi viral di media massa.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Primus Yustisio dikabarkan lebih memilih menggunakan transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) untuk mobilitasnya dari Bintaro menuju kantor DPR.
Beredar viral melalui akun Instagram @nyinyir_update_official mengunggah video yang menunjukkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Primus Yustisio sedang berdiri di peron kereta sambil menunggu kedatangan KRL.
Penumpang kereta pun kerap mengambil video Primus memainkan handphone saat duduk di dalam Kereta Rel Listrik (KRL).
“Ternyata Walau Jadi Anggota DPR, Primus Yustisio Selalu Lebih Pilih Naik KRL dari Bintaro Ke Kantor DPR,” demikian narasi dalam unggahan tersebut.
Sontak saja, postingan ini dibanjiri komentar warganet.
Banyak yang memuji kesederhanaan Primus. Namun, tak sedikit pula netizen yang melontarkan komentar bernada menyentil ke arah mantan kekasihnya, Nafa Urbach.
"Noh Lihat Mantanmu Aja Naik KRL Loh," tulis lanjutan narasi akun @nyinyir_update_official, seolah membandingkan atau memberikan sindiran halus.
“Nah gini loh jadi pejabat,” tambah komentar lain.
Baca Juga: Rute Lengkap Pergerakan Massa Buruh Demo 28 Agustus Besok, Hindari Titik-titik Ini
Komentar-komentar semacam ini pun bermunculan, membuat nama Nafa Urbach ikut terseret dalam perbincangan.
"Beda kelas ya sama yang di sebelah (menunjuk Nafa Urbach secara tidak langsung)," timpal netizen lainnya.
Terlepas dari perbandingan yang dilakukan netizen, pilihan Primus Yustisio untuk menggunakan KRL menunjukkan potret pejabat yang membumi.
Sikap ini tentunya patut dicontoh dan bisa jadi inspirasi bagi banyak pihak, khususnya para pejabat lainnya, untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memilih gaya hidup yang lebih sederhana.
Reporter: Maylaffayza Adinda Hollaoena
Berita Terkait
-
Tragis, Remaja 13 Tahun Meninggal Usai Makan Tiga Bungkus Mi Instan Mentah
-
Ahmad Sahroni Dukung Polisi Tangkap Pendemo Anarkis DPR: Di Bawah Umur Saja Sudah Brengsek
-
Buntut Demo Rusuh: 155 Orang Dewasa Masih Ditahan, Polisi Proses 4 Laporan Pengerusakan
-
Totalitas Tanpa Batas, Peserta Lomba Azan Pingsan usai Tarik Suara di Nada Tinggi
-
Viral Video Intel Ketahuan Nyamar Jadi Drivel Ojek Online usai Demo di Gedung DPR
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat
-
Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal