Suara.com - Suasana Rapat Komisi X DPR RI memanas saat Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan Tan, menyentil keras fenomena 'kepercayaan' yang diterima Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Ia secara lugas menyoroti banjir jabatan dan anggaran untuk kementerian tersebut, lalu membandingkannya dengan nasib para wakil rakyat yang kerap jadi sasaran hujatan.
Sofyan menyentil keras fenomena 'kepercayaan' yang belakangan diterima oleh Kemendiktisaintek dalam rapat kerja di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Sofyan menyoroti penambahan jabatan dan anggaran yang diterima kementerian tersebut.
Mengawali sentilannya, Sofyan mengucapkan selamat kepada Menteri Kemendiktisaintek yang dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kepala Badan Industri Mineral.
"Tidak heran angka kita, Pak Menteri, Kementerian Dikti Saintek dapat tambahan anggaran Rp5,5 triliun, selamat, ini kepercayaan. Kalau minta tambahan Rp5,9 (triliun) mungkin masih bisa dapat karena disayang, pak," kata Sofyan dengan nada sindiran yang jelas.
Sorotan Sofyan tidak berhenti di situ. Ia juga menyinggung posisi Wakil Menteri Diktisaintek yang mendapat posisi strategis di BUMN.
"Mbak Stella dapat juga, ya wakil menteri dia dapat jadi komisaris PT Pertamina berarti gajinya lumayan itu,” katanya.
Setelah memaparkan 'keberuntungan' jajaran kementerian, Sofyan kemudian melontarkan perbandingan tajam dengan posisi anggota dewan.
Baca Juga: Demi Program Andalan Prabowo, Kemendiktisaintek 'Todong' DPR Tambahan Anggaran Rp5,9 Triliun
“Kalau kami wakil rakyat selalu dihujat ya, disorot, dari rumah jadi gak punya rumah sekarang,” ujarnya.
Sofyan menegaskan bahwa terlepas dari citra publik tersebut, sebagai wakil rakyat, mereka memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
“Pak menteri karena itu kami wakil rakyat kami harus menyampaikan apa tuntutan rakyat kepada kami,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan