- Komisi XIII DPR ambil alih revisi UU Hak Cipta dari usulan musisi-politisi Komisi X.
- Willy Aditya pastikan penghargaan tetap diberikan kepada pengusul awal meski pembahasan dipindahkan.
- Baleg dorong percepatan legislasi agar revisi UU selesai sebelum akhir tahun.
Suara.com - Komisi XIII DPR RI resmi ambil alih pembahasan revisi Undang-Undang Hak Cipta, yang sebelumnya merupakan usulan inisiatif perorangan dari para musisi-politisi di Komisi X: Melly Goeslaw, Once Mekel, dan Ahmad Dhani.
Langkah pembilalihan itu diumumkan langsung oleh pimpinan rapat dengan tujuan utama agar proses legislasi bisa berjalan lebih cepat dan efektif.
"Ada pergeseran, dengan sangat hormat Teh Melly, dari inisiatif perorangan nanti kami take over ke Komisi XIII biar lebih cepat," ujar pimpinan rapat, Willy Aditya, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (27/8/2025).
Kendati diambil alih, Willy memastikan bahwa jasa para pengusul awal tidak akan dihilangkan.
"Kita cabut dulu di prolegnas, dipindahin ke Komisi XIII, tapi Teh Melly tetap sebagai pengusul," katanya.
Dukungan untuk percepatan ini juga datang dari Badan Legislasi (Baleg). Wakil Ketua Baleg, Martin Manurung, menyatakan bahwa 'belanja masalah' untuk revisi UU ini sudah sangat cukup.
Pihaknya siap menyerahkan semua masukan yang telah dikumpulkan agar bisa segera diolah oleh Komisi X. Martin menekankan urgensi penyelesaian masalah ini.
"Yang kita perlukan melihat ke depan. Kalau nanti ini diselesaikan Komisi X, silakan saja, yang penting kita selesaikan di tahun ini. Jangan sampai kita ke tahun depan," katanya.
Sebelumnya, suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) revisi UU Hak Cipta di Komisi X DPR RI mendadak tegang dan memanas.
Baca Juga: Ahmad Dhani 'Digas' Willy Aditya di Rapat UU Hak Cipta: Sekali Lagi, Kami Berhak Keluarkan Anda!
Pemicunya adalah Anggota DPR RI Ahmad Dhani yang berulang kali memotong (menginterupsi) pembicaraan dua musisi papan atas, Ariel Noah dan Judika.
Puncak ketegangan terjadi saat Ketua Komisi X DPR RI, Willy Aditya, yang memimpin rapat, melontarkan ancaman tegas untuk mengeluarkan Ahmad Dhani dari forum dengar pendapat umum tersebut di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Ketegangan pertama bermula ketika Ariel Noah mempertanyakan kejelasan mekanisme izin yang harus diurus penyanyi sebelum tampil.
Belum selesai Ariel menjabarkan kebingungannya, Ahmad Dhani yang duduk di jajaran pimpinan langsung meminta waktu untuk menjawab.
"Pak Ketua, bisa saya jawab sebagai anggota DPR?" sela Dhani.
Willy Aditya langsung menolak dengan tegas, mencoba menjaga marwah forum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar