Suara.com - Di tengah riuh suara tuntutan dan panasnya aspal jalanan, sebuah pemandangan menyejukkan hadir dari depan Gedung DPR RI dan kini viral di media sosial.
Sebuah video merekam momen luar biasa ketika para demonstran sejenak menghentikan orasi mereka, bukan untuk beristirahat, melainkan untuk menunaikan kewajiban suci sebagai seorang Muslim, bahkan dengan salat berjamaah.
Pemandangan ini menjadi bukti nyata bahwa di balik amarah dan kekecewaan yang mereka suarakan, ada hati yang tetap terikat pada Tuhannya.
Video tersebut memperlihatkan barisan-barisan (shaf) yang terbentuk rapi di atas jalanan, tepat di hadapan gerbang gedung wakil rakyat yang menjadi sasaran protes mereka.
Langit Jakarta menjadi atap, dan kerasnya aspal jalanan menjadi sajadah darurat mereka.
Dalam suasana yang kontras, suara gemuruh tuntutan berganti dengan gema takbir yang khusyuk.
Seorang pria paruh baya berkopiah hitam terlihat memimpin di barisan terdepan, mengumandangkan iqamah dengan suara yang mantap.
Di belakangnya, puluhan pria lain mengikuti dengan tertib, menanggalkan sejenak atribut demo mereka untuk berserah diri dalam ibadah.
Momen ini menjadi lebih dari sekadar pemenuhan kewajiban; ia adalah sebuah pernyataan simbolis yang sangat kuat.
Baca Juga: Rantis Brimob Lindas Ojol di Pejompongan: Video Viral Picu Amarah Massa
Setelah berteriak menyuarakan aspirasi kepada para wakil rakyat di dalam gedung, mereka kini menengadahkan tangan dan bersujud, menyampaikan doa dan harapan mereka kepada Sang Pemilik
Video ini sontak memicu gelombang kekaguman dan rasa haru dari jutaan warganet.
Banyak yang mengaku merinding dan meneteskan air mata melihat keteguhan iman para pendemo. Komentar-komentar dukungan dan doa membanjiri berbagai platform media sosial, memuji prinsip mereka yang tidak goyah meski berada di tengah "medan juang".
"Haru, Para Pendemo Ini Tidak Melupakan Kewajibannya. Tetap Laksanakan Kewajibannya, Mereka Memilih Salat Tepat di Depan Gedung DPR," tulis keterangan dalam salah satu unggahan, merangkum perasaan kolektif netizen.
Bagi publik, pemandangan ini berhasil memanusiakan para demonstran. Mereka bukan lagi sekadar massa tanpa wajah yang marah, melainkan individu-individu, para ayah, anak, dan suami yang memiliki keyakinan dan prinsip hidup yang kuat.
Tindakan mereka membuktikan bahwa perjuangan untuk keadilan duniawi bisa dan harus berjalan beriringan dengan ketaatan pada kewajiban ilahi.
Di hadapan gedung parlemen yang megah dan seringkali terasa jauh dari denyut nadi rakyat, hamparan sajadah darurat di atas aspal ini menjadi pengingat yang sunyi namun sangat bertenaga tentang di mana seharusnya kekuatan dan harapan tertinggi disandarkan.
Berita Terkait
-
Rantis Brimob Lindas Ojol di Pejompongan: Video Viral Picu Amarah Massa
-
Melanie Subono Disemprot Artis DPR Gegara Hobi Protes Pemerintah, Siapa?
-
Kericuhan Pecah di Pejompongan, Massa Aksi: Bentar-bentar Lagi Azan
-
Ironi Senayan: Demo Berdarah di Luar, Pejabat Santai di Dalam - TikTok Ungkap Fakta Pahit!
-
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Sebut Pendukung DPR Bubar "Orang Tolol Sedunia"
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi