"Bisa bisanya cuman pada videoin kalian warga Konoha, minimal bikin kopi sambil makan kacang di pinggir jalan," komentar netizen lainnya.
"Bagus, emang gak usah dibantuin biar makhluk-makhluk yang di dalam mobil ngrasain lewat jalan rusak gimana susahnya," komentar yang lain.
Namun ada juga netizen yang nyinyir kalau pejabat bisa saja mengajukan dana untuk perbaikan mobil gara-gara melintas di jalan rusak.
"Dan kenyataannya bukan jalannya diperbaiki, besok-besok malah minta ganti mobil dinas 4x4," tuding netizen yang seolah sudah tak percaya dengan pejabat di Indonesia.
Video viral itu terjadi di Jawa Barat membuat Gubenur Dedi Mulyadi ikut kena senggol.
"Warganya Pak Dedi Mulyadi," komentar netizen.
"Jangan gitu bang itu wilayah pro KDM atau gak dan itu jalan provinsi atau kabupaten, kalo dia bupati tidak pro KDM seperti walkot bandung maka jangan hujat KDM," bela netizen lain.
Cara melaporkan jalan rusak di Jawa Barat
Jalanan rusak yang tak digubris pejabat setempat sebenarnya bisa dilaporkan sendiri lewat beberapa aplikasi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Berlutut di Depan Kereta Kencana: Antara Pelestarian Budaya dan Tuduhan Penistaan Agama
Jika ingin melaporkan jalan rusak di Jawa Barat, bisa menggunakan beberapa cara yang disediakan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kota/kabupaten.
Menggunakan kanal resmi ini akan memastikan laporan sampai ke instansi yang tepat, yaitu Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat atau Dinas PU setempat.
Berikut beberapa cara melaporkan jalan rusak di Jawa Barat:
1. Melalui Website Resmi Pemprov Jabar
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki portal khusus untuk pengaduan infrastruktur.
- Kunjungi situs web Teman Jabar di https://temanjabar.jabarprov.go.id/.
Tag
Berita Terkait
-
Penyuka Modifikasi Motor Jabar Ketar-ketir, Dedi Mulyadi Haramkan Penggunaan Komponen Ini
-
Kasus Pesta Maut Anak Dedi Mulyadi Ngambang, Kompolnas Desak Polisi: Ini Pidana atau Bukan?
-
Apa Kabar Kasus Maut Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi? Kompolnas Turun Tangan
-
Dedi Mulyadi Klarifikasi Orang Tua Raya, Balita yang Meninggal Dipenuhi Cacing Bukan ODGJ
-
Hormat ke Kereta Kencana, Dedi Mulyadi Dirujak Netizen: Tinggalkan Pemimpin yang Suka Syirik!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!