Suara.com - Sebuah unggahan di Facebook yang mencatut nama Kementerian Pertanian (Kementan) terkait "Program Ayam Gratis 2025" tengah viral.
Akun bernama "widia lestari" membagikan tautan pendaftaran dengan narasi menggiurkan: janji penghasilan jutaan rupiah per bulan dari beternak ayam petelur gratis. Unggahan ini berhasil menarik ratusan likes dan komentar.
Namun, benarkah program ini ada? Atau hanya modus penipuan belaka? Tim Cek Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran mendalam.
Pemeriksaan Fakta: Menelusuri Jejak "Ayam Gratis"
Dikutip dari laman turnbackhoax.id, Tim Pencari Fakta mencoba mengakses tautan yang dibagikan oleh akun "widia lestari".
Alih-alih menuju situs resmi Kementerian Pertanian (pertanian.go.id), tautan tersebut justru mengarahkan ke laman yang meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Ini adalah tanda bahaya pertama!
Pemerintah atau lembaga resmi umumnya akan mengarahkan pendaftaran ke situs resmi mereka atau platform yang terverifikasi, bukan ke situs pihak ketiga yang mencurigakan.
Kami kemudian melakukan pencarian dengan kata kunci "Program Ayam Gratis" di situs resmi Kementan, pertanian.go.id. Hasilnya? Nihil! Tidak ditemukan satupun informasi atau pengumuman terkait program pembagian ayam petelur gratis yang disebutkan dalam unggahan viral tersebut.
Penelusuran lebih lanjut membawa kami ke akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan, "@ditjen_pkh". Pada bulan Juli 2025, Ditjen PKH ternyata sudah mengunggah imbauan penting mengenai adanya modus penipuan berkedok bantuan ternak yang mengatasnamakan Kementan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Rapat Presiden dan Menteri Setujui Bupati Pati Sudewo Diberhentikan?
Kesimpulan: Konten Palsu (Fabricated Content)!
Berdasarkan seluruh temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan berisi tautan "pendaftaran program bantuan ayam petelur gratis" yang mengatasnamakan Kementerian Pertanian adalah konten palsu atau fabricated content.
Modus penipuan ini berupaya memancing korban untuk mengisi data pribadi melalui tautan tidak resmi. Kementan tidak pernah mengadakan program "Ayam Gratis 2025" seperti yang diviralkan.
Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, selalu cek kebenarannya di situs atau akun resmi lembaga terkait.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Rapat Presiden dan Menteri Setujui Bupati Pati Sudewo Diberhentikan?
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja Ramayana 2025
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja Pegadaian 2025
-
Cek Fakta: Benarkah Pendaftaran Badan Gizi NasionalDibuka Kembali?
-
CEK FAKTA: Benarkah Game Roblox Ditutup Permanen Mulai September 2025?
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025