Suara.com - Media sosial kembali menjadi sarang empuk bagi praktik penipuan, kali ini menyasar para pencari kerja. Sebuah akun TikTok bernama “loker.idn2” pada Rabu, 4 Agustus 2025, membagikan sebuah foto berisi narasi pembukaan lowongan kerja di PT Pegadaian untuk tahun 2025.
Unggahan ini dengan cepat menarik perhatian, terbukti dari 4.000 lebih suka dan hampir 300 komentar hingga Jumat, 29 Agustus 2025.
Klaim yang Beredar
Akun “loker.idn2” mengklaim bahwa PT Pegadaian membuka lowongan kerja tahun 2025 untuk berbagai posisi, dengan pendaftaran dibuka mulai 1 Agustus hingga 19 September 2025.
Dalam takarirnya, akun tersebut merinci bahwa lowongan ini terbuka untuk lulusan SMA/SMK/D3 S1, pria dan wanita, dengan batas usia 18-45 tahun, dan gaji menggiurkan antara Rp 5.500.000 hingga Rp 15.700.000.
Beberapa posisi yang disebutkan meliputi Staf Administrasi, Petugas Admin Mikro, Pengelola Admin Mikro, Account Officer, Kepala Seksi, Konsultan, dan lain-lain.
Fasilitas yang dijanjikan pun beragam, mulai dari Gaji UMR, BPJS, Seragam, Uang Makan, hingga Uang Bensin. Pengunggah juga dengan jelas menyatakan bahwa "UNTUK LINK PENDAFTARAN ADA DI BIO."
Hasil Pemeriksaan Fakta
Dikutip dari laman turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan investigasi komprehensif terhadap unggahan ini dan menemukan beberapa kejanggalan signifikan:
Baca Juga: Dekat Dengan Masyarakat, Pegadaian Buktikan Kinerja Unggul Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima
1. Indikasi Rekayasa AI pada Visual:
Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut menunjukkan ciri-ciri rekayasa Artificial Intelligence (AI). Tim menemukan bahwa wajah-wajah dalam foto terlihat seragam dan detail tangan tampak kaku, yang merupakan tanda umum dari gambar yang dihasilkan oleh AI.
Untuk memastikan, foto tersebut dianalisis menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya, probabilitas atau kemungkinan unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa AI mencapai 99,9 persen.
2. Tautan Phishing dan Permintaan Data Pribadi:
Tautan yang disematkan di bio akun TikTok “loker.idn2” tidak mengarah ke laman resmi Pegadaian. Sebaliknya, tautan tersebut mengarah ke sebuah formulir yang secara mencurigakan meminta data pribadi seperti nama lengkap dan asal provinsi.
Setelah mengisi formulir, pengguna diarahkan untuk masuk ke akun Telegram, sebuah modus operandi yang sering digunakan dalam penipuan daring untuk mengumpulkan data atau melancarkan aksi penipuan lebih lanjut.
3. Informasi Resmi dari PT Pegadaian:
Penelusuran ke situs resmi PT Pegadaian (www.pegadaian.co.id) menjadi kunci dalam membongkar kebohongan ini. Saat ini, PT Pegadaian hanya membuka satu posisi rekrutmen, yakni untuk Pegadaian Future Leader Program (PFLP) 2025.
Proses rekrutmen ini pun dilakukan melalui platform resmi klob.id, dan calon pelamar diwajibkan untuk membuat akun terlebih dahulu di platform tersebut. Tidak ada informasi mengenai berbagai posisi yang disebutkan dalam unggahan TikTok palsu tersebut.
Berita Terkait
-
Dekat Dengan Masyarakat, Pegadaian Buktikan Kinerja Unggul Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima
-
Investasi Aman, Pegadaian Mudahkan Masyarakat Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Tabungan Emas
-
Cek Fakta: Benarkah Pendaftaran Badan Gizi NasionalDibuka Kembali?
-
CEK FAKTA: Benarkah Game Roblox Ditutup Permanen Mulai September 2025?
-
CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Klaim Indonesia Siap Perang Lawan Malaysia Demi Blok Ambalat?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik