Dalam kepanikan, korban segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat, Klinik Javier Pedro, yang berjarak sekitar satu kilometer dari tempat kejadian perkara.
Tim medis berupaya keras menyelamatkan nyawanya. Namun nahas, luka tembak yang dideritanya terlalu parah. Zetro Leonardo Purba dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Penyelidikan dan Langkah Kemenlu
Otoritas Peru bergerak cepat merespons insiden ini. Pihak Kepolisian Nasional Peru bersama dengan tim forensik segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Penyelidikan mendalam dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan mengidentifikasi para pelaku.
Hingga saat ini, motif di balik penembakan brutal ini masih menjadi misteri besar. Kepolisian Peru masih membuka segala kemungkinan, termasuk dugaan bahwa para pelaku merupakan pembunuh bayaran.
Sementara itu, KBRI Lima bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak berwenang Peru.
Langkah-langkah diplomatik dan hukum ditempuh untuk memastikan kasus ini diusut tuntas dan para pelaku dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
-
Diplomat RI Tewas Ditembak Baru 5 Bulan di Peru, Apa Motifnya?
-
Polisi Ungkap Ciri Pelaku Penembakan Diplomat Indonesia di Lima Peru
-
Tragedi di Lima! Staf KBRI Tewas Ditembak, Menlu RI Desak Penyelidikan Tuntas oleh Peru
-
Diplomat RI Zetro Leonardo Tewas Ditembak 3 Kali di Depan Apartemen di Lima Peru, Istri Selamat
-
Kronologi Diplomat RI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak 3 Kali di Peru, Istri Jadi Saksi Kunci
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi