Suara.com - Presiden Prabowo Subianto terus memonitor seluruh keadaan di dalam negeri. Berdasarkan laporan yamg diterima, kehidupan masyarakat telah kembali pulih.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan mengenai keberangkatan Prabowo menuju Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa malam.
Prasetyo mengatakan bahwa Prabowo memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, aparat keamanan, serta jajaran pemerintahan baik pusat maupun daerah yang sigap bekerja sama menciptakan persatuan dan kedamaian pascadinamika yang terjadi beberapa hari terakhir.
“Beliau (Presiden Prabowo Subianto) menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada seluruh jajaran aparat, baik aparat kepolisian maupun aparat TNI, kepada seluruh jajaran pemerintahan, baik tingkat pusat, kemudian kepala daerah, gubernur-bupati yang dengan cepat dapat saling bekerja sama,” kata Prasetyo dalam keterangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Kepala Negara, menurut Prasetyo, menilai kebersamaan tersebut mampu menghadirkan rasa persatuan, kerukunan, dan perdamaian di tengah masyarakat.
Hal tersebut juga membuat kondisi nasional dapat segera kembali stabil dalam waktu singkat.
“Sehingga dinamika yang terjadi beberapa hari belakang ini dapat segera pulih dengan secepat-cepatnya,” kata Prasetyo.
Prasetyo menyampaikan bahwa Prabowo memantau langsung perkembangan situasi nasional melalui laporan dari berbagai instansi terkait.
“Satu hari ini juga beliau memonitor seluruh keadaan dan mendapatkan laporan dari seluruh jajaran terkait bahwa kehidupan masyarakat telah kembali berhasil pulih seperti sedia kala,” kata Prasetyo.
Baca Juga: Sempat Ditunda, Ini Alasan Presiden Prabowo Akhirnya Pilih Terbang ke Beijing Malam Ini
Bertolak ke Beijing
Setelah sempat menunda keberangkatan, kekinian Presiden Prabowo memutuskan bertolak menuju Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Selasa (2/9/2025) malam.
Melalui keterangan resmi Sekretariat Presiden, disebutkan keberangkatan kepala negara ke RRT dalam rangka memenuhi undangan resmi dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Pesawat yang membawa Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 20.00 WIB.
Turut mendampingi Prabowo dalam penerbangan, yakni Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan undangan Presiden Xi telah dijadwalkan sejak 31 Agustus 2025. Tetapi karena mempertimbangkan dinamika situasi di dalam negeri, Prabowo sempat menunda keberangkatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
137 Ton Sampah Diangkut dari Tanggul Muara Baru, DLH DKI Targetkan 5 Hari Selesai
-
Tepis Isu Simpang Siur, Dasco Tegaskan Tak Ada Wacana Pilpres Dipilih MPR dalam Revisi UU Pemilu
-
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
-
Bauran Energi Terbarukan 2025 Baru 15,75 Persen, IESR: Tak Sesuai Target
-
'Anies Adalah Kami': Partai Gerakan Rakyat Resmi Lahir, Siap Jadikan Anies Baswedan Presiden
-
Berkedok Toko Plastik, Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Berbahaya Ilegal di Jagakarsa
-
DPR Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas, Tepis Isu Pemilihan via DPRD
-
5 Fakta Tragedi Pesawat IAT di Maros: Tabrak Gunung, Sinyal Darurat Mati Total
-
Eks Wamenaker Noel Didakwa Dapat Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati Scrambler
-
Diduga Terlibat Pemerasan Rp6,5 Miliar, Jaksa Sebut Eks Wamenaker Noel Terima Uang Rp70 Juta