- Surat kabar Jepang "The Yomiuri Shimbun" menampilkan foto Xi Jinping, Putin, dan Kim Jong Un, namun Presiden Prabowo terlihat dicrop, meski hadir berdampingan dalam foto asli.
- Warganet Indonesia menanggapi beragam, sebagian memaklumi fokus media Jepang pada "tiga pemimpin besar dunia", sebagian lainnya menyoroti sebagai bentuk pengabaian simbolis.
- Kehadiran Prabowo tetap dianggap prestisius, karena ia duduk di kursi utama bersama pemimpin global dan menggelar pertemuan penting dengan Xi Jinping serta Putin sebelum kembali ke Indonesia.
Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial memperlihatkan sebuah potongan surat kabar Jepang The Yomiuri Shinbun yang menampilkan berita soal perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat China.
Seperti diketahui bahwa Presiden XI Jinping mengundang para pemimpin dunia ke China untuk hadir dalam hari bersejarah bagi warga Tiongkok.
Kabar kedatangan para pemimpin dunia ke China itu juga menjadi sorotan internasional. Salah satu surat kabar Jepang juga terlihat menuliskan kabar tersebut.
Dalam sampul depan surat kabar yang bertuliskan kanji tersebut, terlihat foto beberapa pemimpin dunia seperti Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Akan tetapi, tidak terlihat sosok Presiden Prabowo Subianto dalam foto tersebut.
Padahal dalam foto aslinya, Presiden Prabowo tepat berada di samping Vladimir Putin, namun kini seolah dihilangkan.
Kabar mengenai hilangnya foto Presiden Prabowo ini menjadi viral setelah akun Instagram @respons.media mengunggah ulang potongan surat kabar tersebut.
Tak lama kemudian, unggahan ini menarik perhatian warganet, yang memberikan berbagai komentar mengenai keputusan media Jepang untuk "mencrop" gambar tersebut.
Beberapa komentar warganet menganggap hal ini wajar karena foto tersebut memang lebih fokus kepada tiga pemimpin besar dunia yakni Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un.
Baca Juga: Wiranto Mendadak Dipanggil Prabowo ke Istana: Ada Apa Gerangan?
“Wajar sih, karena fokusnya ada di tiga presiden tersebut, kalau empat, selain gak muat kurang nilai jual juga,” kata akun @tauf***.
“Gak apa-apa, yang penting kaum 58 sudah bangga bapak sejajar sama mereka,” komentar akun @iw2***.
“Yang tiga kan memang Great Leader, udah bikin Presiden AS ketar-ketir, makanya wajar dicrop sisa tiga aja,” ujarn akun @hendr***.
“Jepang negara yang enggak memberitakan sesuatu yang bisa mengundang kontroversi, karena kebetulan negara kita kemarin sedang ramai, bahkan hingga negara dan media luar ikut meliput, dan lagi negara kita belum sekokoh tiga negara yg dipimpin tiga presiden tersebut,” kata akun @27ave***.
Meski demikian, hadirnya Presiden Prabowo dalam acara tersebut tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto juga sempat mengungkapkan kekagumannya atas hadirnya Presiden Prabowo di antara pemimpin dunia tersebut.
Berita Terkait
-
Dituding Jadi Buzzer Rp150 Juta, Deddy Corbuzier Membantah dan Ungkap Kerugian
-
Heboh, Kalimat 'Semoga Prabowo Cepat Meninggal' Terdengar di Siaran TV Korea
-
Pesan Prabowo yang Mampu Redam Kericuhan Banjir Pujian dari Golkar
-
Aksi Kamisan di Istana Negara Pasca-Demo Besar
-
Video Ibu Jilbab Pink Maki-maki Prabowo dan Minta Anies Jadi Presiden: Deepfake?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Kecelakaan Tragis di Koja: Nenek Penumpang Ojek Tewas Terlindas Trailer Usai Pulang Berobat