- Jabatan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia kini diisi Mukhtaruddin
- Karding sebelumnya bikin heboh karena main domino dengan Azis Wellang
- Muhaimin mengatakan perombakan kabinet merupakan kewenangan presiden.
Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengaku tidak tahu menahu alasan Presiden Prabowo Subianto mencopot kader PKB, Abdul Kadir Karding dari jabatan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Sebelumnya Karding ramai dibicarakan karena fotonya bermain domino dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Azis Wellang beredar.
Apakah pencopotan Karding karena alasan tersebut? Muhaimin mengaku tidak tahu.
"Saya nggak tahu. Setiap kabinet adalah kewenangan presiden," kata Muhaimin di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/9/2025).
Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini menegaskan kembali bahwa dirinya tidak tahu, apakah alasan Karding dicopot karena kedapatan bermain domino dengan Azis Wellang atau ada alasan lain.
"Nggak, nggak, nggak tahu saya," kata Muhaimin.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto melakukan peromboakan kabinet atau reshuffle pada Senin sore. Prabowo memberhentikan Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Kemudian Kepala negara turut memberhentikan Dito Ariotedjo dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga
Selain memberhentian dua menteri, Prabowo turut memberhentikan serta melantik menteri lain.
Pemberhentian dan pelantikan didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 86 P tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri negara kabinet merah putih periode tahun 2024-2029.
Baca Juga: Siapa Azis Wellang? Sosok Kontroversial di Balik Foto Domino Menteri Raja Juli Antoni
Berikut daftar Menteri yang dicopot dan penggantinya :
- Menteri Keuangan Sri Mulyani diganti Purbaya Yudhi Sadewa
- Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi diganti Ferry Juliantono
- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding diganti Mukhtaruddin
- Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf
- Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.
Sementara untuk posisi Menko Politik dan Keamanan; dan Menpora belum ada pejabat yang menggantikan.
Berita Terkait
-
Viral Foto Raja Juli Main Domino Bareng Eks Tersangka Pembalakan Liar, Ini Klarifikasi Lengkapnya
-
Blunder Etik Menhut Raja Juli di Meja Domino, Pengamat Salahkan Kabinet Gemuk Prabowo
-
Menhut Domino Bareng Tersangka Pembalak Liar, Pengamat: Kabinet Gemuk Lemahkan Kontrol Etika!
-
Siapa Azis Wellang? Sosok Kontroversial di Balik Foto Domino Menteri Raja Juli Antoni
-
Karding Pasang Badan Bela Menhut yang Kepergok Main Domino dengan Tersangka Pembalakan Liar!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas
-
Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu