Suara.com - Usulan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti-Flexing yang diwacanakan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani, disambut skeptis oleh Partai Golkar. Golkar menilai perilaku pamer kekayaan di kalangan anggota dewan lebih merupakan persoalan etika yang cukup ditangani secara internal oleh masing-masing fraksi.
Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji, berpendapat bahwa hal-hal sederhana tidak perlu diatur secara rumit melalui undang-undang.
"Saya belum membayangkan ya, hal yang sederhana tidak perlu diatur ruwet ya. Jangan semua diatur undang-undang gitu," ujar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Menurut Sarmuji, pencegahan terhadap perilaku flexing lebih efektif jika dilakukan melalui pengawasan pimpinan fraksi, karena anggota dewan cenderung lebih patuh pada pimpinan mereka.
"Masa urusan flexing diatur Undang-Undang sih? Ya cukup dikawal oleh pimpinan fraksinya masing-masing di rapat-rapat begini efektif, saya pikir. Karena mereka takut sama pimpinan fraksinya," jelas Sarmuji.
Usulan Dhani Terinspirasi dari China
Sebelumnya, Ahmad Dhani mengusulkan RUU Anti-Flexing dengan mencontoh regulasi serupa yang diterapkan di China.
Usulan tersebut ia sampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dan anggota Fraksi Gerindra lainnya di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (8/9/2025) malam.
"Akhirnya tadi saya mengusulkan kepada pimpinan, Bang Dasco (Wakil Ketua DPR RI), bahwa harus ada UU anti-flexing seperti di China dan Bang Dasco setuju," kata Dhani.
Baca Juga: Bahlil Kumpulkan Fraksi Golkar di DPR, Beri Arahan Khusus: Harus Peka Kondisi Masyarakat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru