Suara.com - Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang digembar-gemborkan pemerintah menuai komentar satir dari pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Ia menilai ambisi tersebut terlalu jauh dari realitas yang dihadapi Indonesia saat ini.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, @jhonsitorus8, Jhon menyinggung Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Sri Mulyani.
Ia menilai Purbaya memiliki gaya percaya diri yang berlebihan, namun kerap mengabaikan fakta di lapangan.
“Kenalkan, sipaling tau keuangan negara @purbayayudhi,” tulis Jhon, dikutip Selasa, 9 September 2025.
Ia bahkan menyamakan gaya komunikasi Purbaya dengan karakter yang disebut "bos" oleh Jhon, diduga sosok itu ialah Presiden Prabowo.
Menurutnya, keduanya sama-sama terbiasa berbicara dengan nada tinggi, meski tanpa perhitungan matang pada realita.
“Kalo dilihat-lihat sih cocok sama karakter bosnya. Ngomong suka meninggi, soal realita itu urusan nanti,” sindir Jhon.
Puncaknya, Jhon secara sinis mempertanyakan target ekonomi 8 persen yang disebut-sebut menjadi fokus kebijakan Purbaya.
Baca Juga: Mendadak Viral, Anak Menkeu Klaim Modal Nabung Jadi Miliarder di Usia 18 Tahun
“Jadi gimana? Optimis 8%? ” tulisnya menutup unggahan.
Sindiran Jhon ini langsung memancing diskusi warganet yang juga meragukan realistis tidaknya pencapaian angka tersebut.
Sebelumnya, Jhon sempat menyoroti pencopotan Sri Mulyani dan mengingatkan pentingnya menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat