Tuduhan korupsi dan nepotisme yang merajalela dalam tubuh pemerintahannya semakin memicu kemarahan publik, terutama setelah video TikTok yang menampilkan gaya hidup mewah anak-anak politisi viral, kontras dengan kesulitan ekonomi rakyat Nepal.
Gelombang Protes dan Pengunduran Diri Dramatis
Puncaknya terjadi pada awal September 2025 ketika pemerintahan Oli memutuskan untuk memblokir akses ke sejumlah media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan X (sebelumnya Twitter) di tengah meningkatnya kritik.
Keputusan itu memicu "Protes Gen Z" besar-besaran di Kathmandu, yang diikuti oleh ribuan anak muda Nepal.
Demonstrasi ini dengan cepat berubah menjadi kerusuhan yang mematikan. Setidaknya 19 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka akibat bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian.
Akhirnya, pada 9 September 2025, Perdana Menteri K.P. Sharma Oli menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Ramchandra Paudel.
Dalam surat itu, K.P Sharma Oli menyatakan bahwa ia mundur untuk "memfasilitasi penyelesaian masalah dan membantu menyelesaikannya secara politis sesuai dengan konstitusi."
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan