- Yudo Sadewa membangun kiprahnya sebagai trader kripto
- Modal awalnya berasal dari sisa uang jajannya
- Keterlibatan Yudo di dunia kripto semakin menonjol
Suara.com - Nama Yudo Achilles Sadewa atau Yudo Sadewa viral karena menyenggol mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Anak Menkeu baru, Purbaya Yudhi Sadewa pasca reshuffle menteri ini menyinggung soal Sri Mulyani sebagai agen CIA.
Tak hanya itu, Yudo dalam videonya juga membahas "empat ciri-ciri orang miskin" versinya. Saat membahas tentang sikap rasis, Yudo sengaja memamerkan kartu ATM BCA Prioritas miliknya.
Namun di balik pemberitaan kontroversialnya, Yudo Sadewa berhasil membangun kiprahnya sebagai trader kripto sejak usia belia.
Melansir blockchainmedia.id, Yudo sudah aktif bermain mata uang digital sejak usai 16 tahun. Dirinya memulai trading pada Oktober 2018, saat duduk dibangku SMP.
Modal awalnya berasal dari sisa uang jajannya. Modal itu ia gunakan untuk mencoba investasi pada koin meme yang saat itu sedang naik daun, seperti Shiba Inu.
"Modal awal Rp500.000 sisa uang jajan, cuma lihat internet yang menyediakan layanan investasi. Digunakan pertama kali dalam trading binary, lalu saya investasikan di Shiba Inu," kata Yudo.
Dalam kurun waktu beberapa tahun, strategi Yudo membuahkan hasil. Ia dilaporkan berhasil mengembangkan modal kecilnya menjadi keuntungan hingga miliaran rupiah.
Perjalanannya menunjukkan bagaimana seorang remaja bisa menekuni dunia kripto secara serius dan sukses di usia muda.
Keterlibatan Yudo di dunia kripto semakin menonjol. Dirinya kerap membagikan analisis dan strategi trading melalui akun media sosialnya. Hal ini yang membuat perjalanan karirnya terus menjadi sorotan publik.
Meski unggahan kontroversialnya sempat memicu perbincangan hangat, rekam jejak Yudo sebagai trader kripto tetap tak terbantahkan. Kisahnya menjadi cerita menarik di balik sosok anak dari Menkeu yang baru.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Klarifikasi
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa putranya tidak memahami apa yang ditulisnya dan meminta publik untuk memaklumi.
"Dia nggak ngerti, masih kecil dan sudah tidak main Instagram lagi. Jadi anak kecil, nggak ngerti apa-apa, itu aja," ujar Purbaya.
Purbaya menegaskan bahwa ia telah memberikan nasihat langsung kepada putranya setelah mengetahui unggahan itu menjadi viral.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Ekonomi Masyarakat Makin Kuat Jelang Lebaran 2026, Ini Buktinya
-
Purbaya Klaim Inflasi Tetap Terkendali Jelang Lebaran, Bantah Ekonomi RI Kepanasan
-
Purbaya Buka-bukaan Ungkap Efek Perang AS vs Iran ke Ekonomi RI
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
Purbaya Buka-bukaan Soal Tekor APBN 2026: Ya Memang Kita Desain Defisit
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan