Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial Facebook menghebohkan warganet setelah menampilkan tangkapan layar artikel dengan klaim Anies Baswedan siap gantikan Prabowo jadi Presiden jika terjadi keadaan darurat.
Unggahan itu juga menuliskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan pakar pertahanan Connie Rahakundini Bakrie dalam sebuah jumpa pers di kediaman Rizieq Shihab.
Berikut narasi yang beredar:
“Connie bakrie ungkap Anies Baswedan Siap Gantikan prabowo sebagai presiden, tegasnya di pertemuan yang berada di kediaman Rizieq Sihab, kutipan berita dari detiknews #presiden #prabowo #jokowi #gibran #fy #trending #viral #top #fypage.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Setelah dilakukan penelusuran, klaim Anies Baswedan siap gantikan Prabowo jadi Presiden tidak terbukti. Faktanya, tangkapan layar artikel yang beredar itu merupakan hasil suntingan dan tidak sesuai dengan berita asli.
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan tim CEK FAKTA Antara, artikel dengan judul yang disebutkan dalam unggahan tersebut sama sekali tidak pernah terbit.
Setelah menelusuri konten detikNews dengan nama penulis Inkana Putri pada Kamis, 4 September 2025 pukul 08.30 WIB. Hasilnya, artikel asli justru berjudul “Raih Kepercayaan Publik, Ini Peran Puspenkum Jaga Citra Kejaksaan.”
Dalam artikel itu tidak ditemukan kutipan dari Connie Bakrie yang menyatakan Anies Baswedan siap gantikan Prabowo jadi Presiden. Dengan kata lain, klaim yang beredar di Facebook itu adalah informasi palsu.
Kesimpulan Fakta
Fakta di atas memperjelas bahwa unggahan yang memuat narasi mengenai kesiapan Anies menggantikan Presiden Prabowo Subianto adalah tidak benar.
Tangkapan layar artikel tersebut terbukti hasil manipulasi, bukan publikasi resmi media arus utama.
Masyarakat diimbau lebih cermat sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi, terlebih menjelang dinamika politik nasional yang kian memanas. Hoaks politik semacam ini berpotensi menimbulkan kebingungan publik serta merusak citra tokoh yang namanya dicatut.
Berita Terkait
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis