- Ahmad Dofiri membuat gempar publik usai diangkat oleh Presiden Prabowo sebagai penasihat khusus dan dipercaya untuk mereformasi Polri.
- Karier Ahmad Dofiri cukup di kepolisian, selain sempat menjabat sebagai Wakapolri, Ahmad Dofiri merupakan jenderal yang berani memecat Ferdy Sambo.
- Kekayaan Ahmad Dofiri pun menjadi sorotan publik usai masuk dalam kabinet Prabowo. Dari data LHKPN KPK, kekayaan Ahmad Dofiri tembus Rp7,3 miliar.
Suara.com - Nama Komisaris Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai penasihat khusus yang fokus pada reformasi Polri. Penunjukan ini bukan tanpa alasan, mengingat rekam jejak Dofiri yang dikenal tegas dan berani, salah satunya saat memecat mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.
Lantas, siapakah sosok Ahmad Dofiri ini? Berikut profil lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.
Jejak Karier Gemilang di Kepolisian
Lulusan terbaik Akpol tahun 1989 ini mengawali kariernya dengan berbagai jabatan strategis. Berbagai posisi penting pernah diembannya, mulai dari Kapolres Bandung, Kapolda Banten, hingga Kapolda Jawa Barat. Pengalamannya yang luas di berbagai daerah menjadikan dirinya sosok yang matang dan kaya akan pengalaman di lapangan.
Puncaknya, Dofiri pernah menjabat sebagai Kabaintelkam Polri dan terakhir sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Selama berkarier, ia dikenal sebagai sosok yang cerdas dan berintegritas. Prestasinya yang paling mencolok adalah saat memimpin sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang memutuskan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Ferdy Sambo.
Keputusan ini menunjukkan ketegasan Dofiri dalam menegakkan aturan dan menjaga marwah institusi Polri, meskipun harus menghadapi tekanan besar.
Misi Reformasi Polri di Bawah Komando Presiden Prabowo
Sebagai penasihat khusus, Dofiri kini dipercaya mengemban tugas berat: mereformasi tubuh Polri. Tantangan ini tentu tidak mudah, mengingat citra Polri yang kerap menjadi sorotan publik.
Dengan rekam jejaknya yang mumpuni, diharapkan Dofiri mampu membawa perubahan signifikan, mewujudkan Polri yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel di mata masyarakat. Misi ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat akan institusi penegak hukum yang bersih dan terpercaya.
Baca Juga: Orang yang Memecatnya Kini Diangkat Menko Polkam, Bukti Prabowo Tak Dendam ke Djamari Chaniago?
Harta Keyaaan Tembus Rp7 Miliar Lebih
Setelah resmi dilantik sebagai penasihat khusus Prabowo, terungkap soal harta kekayaan milik Ahmad Dofiri.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2023, Ahmad Dofiri tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp7.320.000.000 atau Rp7,3 miliar.
Rincian kekayaannya adalah sebagai berikut:
1. Tanah dan Bangunan (Total: Rp4.950.000.000)
Sektor properti menjadi penyumbang terbesar kekayaan Dofiri.
Ia tercatat memiliki sejumlah aset tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa lokasi strategis:
Tag
Berita Terkait
-
Orang yang Memecatnya Kini Diangkat Menko Polkam, Bukti Prabowo Tak Dendam ke Djamari Chaniago?
-
Kepala KSP Era Prabowo: Jejak Panas M Qodari Penggaung Jokowi 3 Periode Sekaligus Juragan Tanah!
-
BREAKING NEWS: Prabowo Lantik Djamari Chaniago Menko Polkam, Erick Thohir Jabat Menpora!
-
Bela Kepsek Roni, Publik Skakmat Walkot Prabumulih Imbas Video Klarifikasi: Basi Lu, Mundur Aja!
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta