- Program revitalisasi 11.179 sekolah diminta tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
- Kesejahteraan guru juga harus terdapat dalam program Percepatan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan (PSPP).
- Esti mengatakan daerah 3T harus mendapatkan perhatian baik dari sisi infrastrukturnya maupun kesejahteraan gurunya.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, mengingatkan pemerintah agar program revitalisasi 11.179 sekolah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
Esti menilai, keberadaan gedung sekolah yang megah tidak otomatis menjamin lahirnya pendidikan bermutu.
Menurutnya, mutu pendidikan hanya bisa dicapai lewat kombinasi lingkungan belajar yang baik, guru yang sejahtera, serta dukungan sarana penunjang memadai.
Oleh sebab itu, menurutnya, kesejahteraan guru juga harus terdapat dalam program Percepatan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan (PSPP).
"Jangan sampai revitalisasi hanya menghasilkan gedung megah tanpa peningkatan kualitas pendidikan di dalamnya,” kata Esti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/9/2025).
"Pendidikan bermutu lahir dari kombinasi lingkungan belajar yang baik, guru yang sejahtera, serta dukungan sarana penunjang yang memadai," katanya menambahkan.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, program PSPP harus terintegrasi dengan penyediaan fasilitas penting seperti laboratorium, perpustakaan, hingga akses internet. Ia juga mendorong agar sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tidak luput dari perhatian.
"Daerah 3T harus mendapatkan perhatian baik dari sisi infrastrukturnya maupun kesejahteraan gurunya,” ujarnya.
Esti menyinggung soal turunnya anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, program PSPP dinilai menjadi momentum percepat pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Celios: Naikkan Tunjangan DPR Sama Saja Abaikan Kesejahteraan Guru dan Murid
Karena itu, pemerintah diminta menjamin kualitas hasil pembangunan, keberlanjutan pemeliharaan sarana prasarana, serta transparansi anggaran.
"DPR akan mengawasi ketat agar setiap tahap pembangunan berjalan sesuai standar mutu, tidak hanya sekadar cepat selesai,” ucap Esti.
Berita Terkait
-
Ernest Prakasa Dibuat Bingung, Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Guru Masih Nihil
-
Kesejahteraan Guru Terancam? Menag Bilang 'Cari Uang, Jangan Jadi Guru!'
-
Menag Nasaruddin Klarifikasi Ucapan Kontroversialnya: Guru Tetap Manusia yang Butuh Kesejahteraan
-
Celios: Naikkan Tunjangan DPR Sama Saja Abaikan Kesejahteraan Guru dan Murid
-
Inikah 'Beban Negara' yang Dimaksud Sri Mulyani? Viral Guru Terjang Hujan Demi Murid
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus