Suara.com - Wali Kota Benyamin Davnie belum lama ini menanggapi anggaran Tangerang Selatan 2024 yang dikupas oleh penyanyi cilik Leony.
Wali Kota (Walkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut lantas membuka opsi dialog dengan Leony.
Namun menurut Leony, Benyamin seharusnya membuka dialog untuk seluruh masyarakat Tangerang Selatan, bukan dirinya saja.
Leony pun menilai lebih penting membahas masalah yang berlangsung saat ini ketimbang anggaran tahun 2024 lalu.
Kendati begitu, Leony mengaku akan hadir apabila Pemerintah Kota Tangsel mengundangnya secara resmi.
Buntut sorotan terhadap Tangsel, penampilan Benyamin Davnie ikut disorot konten kreator Lucky Chandra.
Secara khusus Lucky mengulas jam tangan Benyamin yang tertangkap kamera wartawan melalui unggahannya pada Rabu, 24 September 2025.
Koleksi jam tangan Benyamin yang pertama adalah Rolex Submariner Date Stainless Black.
Baca Juga: Leony Kaget 'Pajak' Balik Nama Mahal! Ini Cara Hitung BPHTB dan PPh dengan Benar
"Harganya Rp220 jutaan," ungkap Lucky Chandra sembari menyertakan bukti capture harga di online shop yang menjual jam tangan tipe tersebut.
Koleksi jam tangan Benyamin Davnie berikutnya ialah Rolex Yacht-Master versi Two Tone warna grey.
"Tidak begitu populer di pasaran dan harganya pun juga lumayan, di angka Rp200 jutaan," beber Lucky Chandra.
"Keren-keren koleksi jamnya pak wali guys," tambah Lucky Chandra sebagai caption.
Menanggapi harga jam tangan Benyamin Davnie, warganet menduga sang Wali Kota ke depannya akan mengaku bahwa barang miliknya palsu alias KW.
"Kalo udah viral ntar ngakunya jam tangan KW," komentar akun @luccy_***.
Berita Terkait
-
Wali Kota Tangsel Buka Dialog Soal Anggaran 2024, Leony Minta Fokus ke Masalah yang Lebih Penting
-
Leony Kritis Pedas Anggaran Pemkot Tangsel, ATK Rp38 M, tapi Farmasi dan Alkes Cuma Rp709 Juta
-
Leony, Warisan Bisa Dikecualikan dari Pajak Penghasilan Tapi BPHTB Mengintai
-
Leony Sindir Keras Pejabat Negara: Mereka Makin Kaya, tapi Apa Timbal Balik Pajak Buat Rakyat?
-
Berkaca dari Leony Vitria, Apakah Harta Warisan Dikenai Pajak? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT