Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Baca 10 detik
- Ucapan adalah Doa? Sehari setelah Menkeu Purbaya sindir Pertamina "malas", Kilang Dumai langsung terbakar hebat.
- Tawaran Emas Ditolak: Pertamina disebut menolak mentah-mentah tawaran investor China untuk bangun kilang gratis dengan skema BOT.
- Ironi Infrastruktur Energi: Di tengah janji bangun kilang baru yang tak kunjung terealisasi, insiden kebakaran justru kembali terjadi.
- Panggilan untuk Pengawasan Ketat:
Di akhir pernyataannya, Purbaya meminta DPR untuk turun tangan dan mengawasi kinerja Pertamina lebih ketat.
Tujuannya jelas: menekan subsidi energi dan memastikan uang negara digunakan secara efisien dan tepat sasaran.
"Tolong dari parlemen mengontrol hal tersebut, jadi kita kerjasama," pungkasnya.
Insiden di Dumai ini seolah menjadi justifikasi nyata atas kekhawatiran yang dilontarkan sang bendahara negara. Kini, bola panas ada di tangan Pertamina untuk membuktikan bahwa mereka tidak seperti yang dituduhkan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari